Evakuasi Kapal Tenggelam di Perairan Pulau Monyet, Labuan Bajo

Kamis, 28 Agustus 2025 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim tanggap darurat saat mengevakuasi kapal pinisi yang tenggelam akibat lambung kapal yang bocor di perairan Pulau Monyet, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) (Foto : Ist)

Tim tanggap darurat saat mengevakuasi kapal pinisi yang tenggelam akibat lambung kapal yang bocor di perairan Pulau Monyet, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) (Foto : Ist)

Labuhan Bajo-Mediadelegasi : Kapal wisata Alam Kita 03 yang tenggelam di perairan Pulau Monyet, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah berhasil dievakuasi oleh tim tanggap darurat. Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, mengatakan bahwa kapal tersebut tenggelam akibat lambung kapal bocor.

“Kapal itu mengalami kecelakaan saat berlabuh jangkar di lokasi kejadian dan tidak sedang melakukan perjalanan wisata,” kata Risdiyanto. Tidak ada wisatawan di kapal tersebut saat kejadian. Kapal tersebut hanya membawa lima orang anak buah kapal (ABK).

Risdiyanto menjelaskan bahwa air yang masuk ke dalam lambung kapal tidak bisa dipompa keluar karena pompa alkon yang rusak. Hal ini menyebabkan kapal hanyut terbawa arus dan akhirnya tenggelam. Namun, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

BACA JUGA:  Keteladanan Pejabat Diperlukan Membangun Kawasan Danau Toba

Tim tanggap darurat yang terdiri dari KSOP Labuan Bajo, Lanal Labuan Bajo, dan Polairud telah berhasil menarik kapal tersebut ke area labuh dan mengikatnya di mooring dengan aman. “Kapal itu sudah ditarik dengan kapal KSOP, Lanal Labuan Bajo dan Polairud di area labuh dan diikat di mooring dengan aman,” ujarnya.

Pemilik kapal telah mengapungkan kapal dan akan melakukan perbaikan. “Kami evakuasi kapal dari alur agar tidak mengganggu kapal-kapal lain yang melintas,” kata Risdiyanto. Dengan demikian, jalur laut di sekitar Pulau Monyet telah kembali aman bagi kapal-kapal yang melintas.

Evakuasi kapal ini dilakukan sebagai upaya untuk menjaga keselamatan navigasi dan mencegah potensi kecelakaan laut lainnya. Tim tanggap darurat terus memantau situasi dan siap siaga jika terjadi kejadian serupa di masa depan.

BACA JUGA:  Siap-Siap! iPhone 17 Series Kantongi Sertifikat TKDN, Dijual di Indonesia Mulai Oktober

Kejadian ini juga menjadi perhatian bagi para pemilik kapal untuk memastikan kondisi kapal mereka sebelum berlayar. Pemeliharaan dan perawatan kapal yang rutin dapat membantu mencegah kecelakaan laut seperti ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi beberapa kejadian kapal tenggelam di perairan NTT. Namun, dengan upaya evakuasi yang cepat dan efektif, korban jiwa dapat diminimalkan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB