Fogging Liar Berbayar di Tengah Kegundahan Covid-19 di Desa Kolam

Satu Rumah Rp10.000,- kalau tak mau, tak apa-apa.

Pada bagian lain, Kepala Desa Kolam, Jufri Purwanto melalui Plt Sekdes Ria Parmawati ketika ditanyai tentang aksi asap-asap pekarangan di tengah gundah-gulana Covid-19 saat ini mengatakan aksi asap-asap mengusir nyamuk di Komplek Griya Nabila 2 itu tidak diketahui pihak Pemerintahan Desa Kolam. “Itu boleh ditolak ataupun diusir, karena sudah membuat resah di tengah kondisi sekarang ini tidak ada penyemprotan nyamuk,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini pemerintah lagi fokus pada upaya meminimalisir pandemi Covid-19. Seandainya pun ada fogging dari pemerintah, itu tidak pernah ada kutipan uang sepeserpun.

Plt Sekdes Kolam Ria Parmawati mengimbau masyarakat Desa Kolam untuk aktif dan peduli pada lingkungan, agar tidak sembarangan menerima para pihak yang memanfaatkan kondisi mencemaskan saat ini. D|Des-20

Pos terkait