Forkopimda Samosir Gelar Rapat Percepatan Penerapan Normal Baru

- Penulis

Rabu, 17 Juni 2020 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: D|Ist

Samosir-Mediadelegasi: Forkopimda Samosir, Selasa kemarin, melaksanakan rapat percepatan normal baru dan penyaluran bantuan sosial Pemprovsu di Aula Kantor Bupati Samosir.

Rapat dihadiri Bupati Samosir, Rapidin Simbolon, Kasdim 0210/TU, Mayor (Arm.) Ojak Simarmata, Kabag Ops. Polres Samosir, Kompol Bernard Naibaho, Sekdakab Samosir, Jabiat Sagala, para asisten, pimpinan SKPD, dan para kabag di lingkungan Setdakab Samosir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris GTPP Covid-19 Samosir, Mahler Tamba menyampaikan perkembangan finalisasi SOP Normal Baru pada bidang: (1) peribadahan; (2) kepariwisataan, olah raga, sosial budaya, area publik; (3) perdagangan, pasar modern/tradisional; (4) transportasi publik, pengawasan pintu masuk ke Kabupaten Samosir; (5) penyelenggaraan pelayanan kesehatan; (6) pelayanan pendidikan dan sekolah; (7) administrasi kependudukan; (8) perizinan; dan (9) pelaku perjalanan dan bisnis di Kabupaten Samosir.

Selain itu, Mahler juga menyampaikan rancangan Normal Baru dari Pemprovsu untuk dibahas sesuai dengan kekhasan Kabupaten Samosir dan akan diserahkan kembali ke Pemprovsu.

Bupati Samosir, Drs.Rapidin Simbolon.MM menekankan beberapa hal terkait penerapan normal baru. Pertama, para pimpinan SKPD melakukan sosialisasi normal baru secara masif dan intensif kepada masyarakat agar proses adaptasi dapat berjalan dengan baik.

Kedua, penjagaan pintu masuk ke Kabupaten Samosir jalur darat dan danau wajib mengikuti SOP secara konsisten, misalnya memiliki surat yang mencantumkan tujuan, lama kunjungan, rujukan rekam medis, dan hal lain dalam SOP yang telah ditetapkan.

BACA JUGA:  Tahukah Kamu, Anak SMP Sudah Lama Pelajari Dampak Virus Corona

Penerapan SOP ini, lanjut Rapidin, jangan  menggunakan standar ganda melainkan berlaku secara umum bagi masyarakat yang masuk ke Kabupaten Samosir.

Ketiga, khusus bagi ASN Samosir, Rapidin Simbolon juga menginstrusikan agar menunda perjalanan keluar Samosir baik pribadi maupun kedinasan untuk memberikan pemahaman dan contoh bagi masyarakat secara umum terkait urgensi pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Samosir.

Terkait penyaluran bantuan sosial Pemprovsu, Rapidin Simbolon menekankan prinsip transparansi, akuntabilitas, bersih, cepat, dan tepat. “Tetaplah bekerja sungguh-sungguh, hindari penyimpangan,” tegasnya.

Dia memerintahkan agar penyaluran bantuan dapat dilakukan kepada penerima manfaat pada bulan Juni 2020 ini.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Samosir, Mangihut Sinaga menekankan agar GTPP Covid-19 Samosir memperhatikan proses pengadaan, mekanisme rumah tangga sasaran, pengemasan, dan distribusi.

Dia juga meminta agar pelibatan TNI/Polri dalam proses distribusi ke seluruh kecamatan di Kabupaten Samosir.

Implementasi langkah-langkah ini secara baik akan bermuara pada transparansi dan akuntabilitas seperti yang ditegaskan Bupati Samosir, jelasnya.

Dalam pengawasan, lanjut Mangihut, agar melibatkan Itdakab Samosir selaku Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Dinamika rapat ditandai dengan interaksi tanya jawab dan pemberian masukan yang dimoderatori oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Samosir, Mangihut Sinaga.

BACA JUGA:  Pemkab Samosir Imbau Jurnalis Mainkan Peran Komunikasi

Mayor (Arm) Ojak Simarmata, Kasdim Kodim 0210/TU, mengajak agar seluruh GTPP Covid-19 Samosir tetap bekerja secara jujur dan ikhlas di tengah-tengah kesulitan yang akan dihadapi secara teknis saat penyaluran bantuan sosial Pemprovsu di Kabupaten Samosir.

Sementara itu, Kompol Bernard Naibaho, Kabag Ops. Polres Samosir, menjelaskan saat ini ada kecenderungan masyarakat yang beranggapan COVID-19 sudah tidak ada lagi karenanya perlu kembali melakukan sosialisasi terkait normal baru dalam bentuk banner, baliho, siaran radio, dan bimbingan penyuluhan.

Sosialisasi ini, lanjut Bernard Naibaho, dapat disampaikan kepada para pengusaha hotel, UMKN, dan pelaku usaha, dan masyarakat secara umum.

Kesempatan yang sama, Setdakab Samosir Jabiat Sagala mengharapkan, agar melibatkan Satgas Ketapang yang telah dibentuk untuk melakukan survei kewajaran harga di seluruh kecamatan di Kabupaten Samosir.

Di akhir rapat, Bupati Samosir Rapidin Simbolon menegaskan kembali bahwa normal baru di Samosir masih berlaku secara lokal yaitu masyarakat Samosir di seluruh wilayah Samosir pada bulan Juli.

“Jika berhasil dengan baik, maka pada bulan Agustus 2020 Samosir akan dibuka bagi orang-orang dari luar Samosir,” pungkasnya. D|Med-24  

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid
Tragedi Siswa Gantung Diri di Simanindo, Komnas PA Samosir Ungkap Dugaan Bullying Dipicu Curhat Ekonomi di Medsos
Empat Ranperda Samosir Disodorkan Bupati Vandiko ke DPRD
Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam
Peringati HPN ke-80 di Samosir, Bupati Vandiko Gultom: Pemerintah Tidak Alergi Kritik!
Calendar of Event Sumut 2026 Diluncurkan
Musrenbang RKPD Kabupaten Samosir Tahun 2027
Wakil Bupati Samosir Hadiri Partangiangan Bonataon PPTSB Cabang Samosir 2

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 17:40 WIB

Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid

Kamis, 2 April 2026 - 13:59 WIB

Tragedi Siswa Gantung Diri di Simanindo, Komnas PA Samosir Ungkap Dugaan Bullying Dipicu Curhat Ekonomi di Medsos

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:37 WIB

Empat Ranperda Samosir Disodorkan Bupati Vandiko ke DPRD

Senin, 16 Februari 2026 - 23:28 WIB

Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:10 WIB

Peringati HPN ke-80 di Samosir, Bupati Vandiko Gultom: Pemerintah Tidak Alergi Kritik!

Berita Terbaru