Gaza Berdarah Lagi: Muslim Dunia Geram

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serangan Israel yang kembali menghantam Jalur Gaza, Palestina, Sabtu (31/1/2026). Foto: Ist.

Serangan Israel yang kembali menghantam Jalur Gaza, Palestina, Sabtu (31/1/2026). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Serangan Israel yang kembali menghantam Jalur Gaza, Palestina, di tengah gencatan senjata yang seharusnya berlaku, telah memicu gelombang kecaman dari berbagai negara Muslim di seluruh dunia. Aksi kekerasan yang merenggut nyawa 32 orang ini dianggap sebagai pelanggaran nyata terhadap hukum humaniter internasional dan merusak upaya perdamaian yang sedang diupayakan.

Para menteri luar negeri dari delapan negara Muslim terkemuka, yakni Arab Saudi, Yordania, Uni Emirat Arab, Qatar, Indonesia, Pakistan, Mesir, dan Turki, secara bersama-sama mengeluarkan surat pernyataan pada Minggu (1/2/2026). Dalam pernyataan tersebut, mereka dengan tegas mengutuk serangan Israel dan mendesak semua pihak untuk menghormati gencatan senjata yang telah disepakati.

Gencatan Senjata Rapuh, Gaza Kembali Berduka

Kedelapan negara tersebut juga menyoroti bahwa serangan Israel telah mengganggu proses transisi menuju fase yang lebih stabil di Gaza, sebuah wilayah yang telah lama menderita akibat konflik berkepanjangan. Mereka menekankan pentingnya semua pihak untuk menjunjung tinggi tanggung jawab mereka selama periode kritis ini, dengan tujuan utama menjaga dan mempertahankan gencatan senjata yang rapuh.

BACA JUGA:  Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang Gegara Dukung Iran Lawan AS dan Israel

Serangan mematikan tersebut terjadi pada Jumat (30/1/2026) malam hingga Sabtu (31/1/2026) pagi waktu setempat. Militer Israel (IDF) mengklaim bahwa serangan itu ditujukan untuk menargetkan komandan Hamas dan Jihad Islam Palestina, serta gudang senjata dan lokasi pembuatan roket yang mereka gunakan.

Namun, klaim Israel ini ditanggapi dengan skeptisisme oleh banyak pihak, yang menuduh Israel menggunakan alasan tersebut sebagai dalih untuk melakukan agresi yang tidak proporsional terhadap warga sipil Palestina.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/benteng-bawah-tanah-iran-siaga-penuh-hadapi-as/

Israel juga mengklaim bahwa serangan itu merupakan respons terhadap dugaan pelanggaran senjata oleh kelompok-kelompok bersenjata Palestina. Mereka menyatakan bahwa delapan pria bersenjata keluar dari terowongan di Rafah, Gaza selatan, pada Jumat (30/1/2026). Menurut Israel, tiga dari pria bersenjata itu tewas ditembak, sementara satu orang lainnya berhasil ditangkap.

Namun, narasi ini dibantah oleh sumber-sumber Palestina, yang menyatakan bahwa tidak ada aktivitas militer yang terjadi di daerah tersebut sebelum serangan Israel. Mereka menuduh Israel mengarang cerita untuk membenarkan tindakan agresinya.

BACA JUGA:  Kejuaraan Dunia Gimnastik Tanpa Israel: Indonesia Batalkan Visa Atlet Usai Banyak Penolakan

Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, juga turut mengecam keras serangan Israel. Pemerintah Indonesia menegaskan kembali dukungan penuhnya terhadap perjuangan rakyat Palestina untuk mencapai kemerdekaan dan kedaulatan.

Kecaman internasional terhadap Israel terus meningkat setelah serangan ini. Banyak negara dan organisasi internasional menyerukan agar Israel menghentikan semua tindakan kekerasan terhadap warga sipil Palestina dan menghormati hukum humaniter internasional.

Situasi di Jalur Gaza tetap sangat tegang dan tidak stabil. Serangan Israel telah menyebabkan kerusakan yang meluas dan meningkatkan penderitaan warga sipil Palestina yang sudah hidup dalam kondisi yang sangat sulit akibat blokade yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Upaya perdamaian yang kredibel dan berkelanjutan sangat dibutuhkan untuk mengakhiri siklus kekerasan ini dan mencapai solusi yang adil dan komprehensif bagi konflik Israel-Palestina. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ai Ogura Ciptakan Kejutan, Rebut Pole Position MotoGP Ceko 2026 di Brno
KTT Rusia-ASEAN Dibuka di Kazan: Putin Jamu Pemimpin Negara ASEAN, Perkuat Hubungan 35 Tahun Kemitraan
Iran Luncurkan Serangan Pembalasan ke Pangkalan AS di Timur Tengah, Rudal dan Dron Ditembakkan
Presiden China Xi Jinping Tiba di Korut, Siap Bertemu Pemimpin Negara Asia Timur Kim Jong Un
Gempa M 7.0 Guncang Mindanao Filipina di Hari Pertama Sekolah, Gedung Kampus Runtuh & Peringatan Tsunami Dikeluarkan
Indonesia dan 7 Negara Lain Kecam Keras Serangan Pemukim Israel ke Masjid Al-Aqsa
Badai Tropis Jangmi Terjang Jepang, Puluhan Ribu Rumah Mati Lampu dan Aktivitas Lumpuh
Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air Usai Kunjungan Kenegaraan ke Prancis, Disambut Wapres Gibran
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:23 WIB

Ai Ogura Ciptakan Kejutan, Rebut Pole Position MotoGP Ceko 2026 di Brno

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:57 WIB

KTT Rusia-ASEAN Dibuka di Kazan: Putin Jamu Pemimpin Negara ASEAN, Perkuat Hubungan 35 Tahun Kemitraan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:53 WIB

Iran Luncurkan Serangan Pembalasan ke Pangkalan AS di Timur Tengah, Rudal dan Dron Ditembakkan

Senin, 8 Juni 2026 - 16:28 WIB

Presiden China Xi Jinping Tiba di Korut, Siap Bertemu Pemimpin Negara Asia Timur Kim Jong Un

Senin, 8 Juni 2026 - 11:15 WIB

Gempa M 7.0 Guncang Mindanao Filipina di Hari Pertama Sekolah, Gedung Kampus Runtuh & Peringatan Tsunami Dikeluarkan

Berita Terbaru