“Kedekatan Polri dengan para ulama, mubaligh, tokoh masyarakat, pemuda dan elemen masyarakat lainnya, ini membuktikan bahwa Polri selalu bersama masyarakat demi terciptanya situasi aman serta bahu membahu dalam mewujudkan tertib di masyarakat,” tambah Ketua Gema Masjid Sumatera Utara ini.
Khusus untuk seluruh Bhayangkara Negara yang tidak lama lagi akan berusia 75 tahun, tentu di usia yang semakin matang ini, Polri dalam tugas dan pengabdiannya pada Bangsa dan Negara, merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar.
“Memasuki usia yang 75 tahun, kita berharap Polri semakin Profesional, di cintai rakyat dan tetap komit menjaga keutuhan NKRI, Pancasila, UUD dan menjaga Kebhinekaan, karena inilah Pilar Negara yang harus tetap di jaga keutuhannya”, tambah alumni UIN Sumut ini.
Terkait kejahatan yang terjadi beberapa waktu lalu di Medan, soal perampokan di pintu tol bandar selamat dan kasus penembakan wartawan di Siantar, Gemma Masjid Sumatera turut prihatin dan meminta Kepolisian untuk segara mengusutnya.
“Kasus perampokan dengan kekerasan yang terjadi beberapa waktu lalu di pintu masuk tol Bandar Selamat yang diduga dilakukan sejumlah preman, pelaku berhasil diringkus Kepolisian Sektor Perut Sei Tuan tidak terlalu lama, serta pengungkapan kasus penembakan wartawan di Simalungun agar perkaranya segera dituntaskan demi komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,”, tambah Ustadz Masdar di akhir wawancara. D|rel