Gempa Dahsyat Guncang Cebu, Filipina: Korban Tewas Capai 69 Orang, Ratusan Luka-Luka

- Penulis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban akibat gempa dahsyat M6,9 di Filipina, Selasa (30/9). Foto : Ist.

Korban akibat gempa dahsyat M6,9 di Filipina, Selasa (30/9). Foto : Ist.

Medan-Mediadelegasi: Gempa bumi dahsyat bermagnitudo 6,9 mengguncang Cebu, Filipina, pada Selasa (30/9/2025), menyebabkan kerusakan parah dan merenggut nyawa puluhan orang. Hingga Rabu (1/10/2025) siang, jumlah korban tewas telah mencapai 69 orang, sementara lebih dari 140 orang mengalami luka-luka.

Kota Bogo menjadi wilayah yang paling parah terdampak, dengan 27 korban tewas. Korban tewas lainnya tersebar di San Remigio dan kota-kota lain yang berdekatan dengan pusat gempa. Pihak berwenang khawatir jumlah korban tewas masih dapat bertambah seiring dengan upaya pencarian yang terus dilakukan.

Menurut data dari Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs), gempa terjadi pada pukul 21.59 waktu setempat, dengan titik pusat berada 21 km timur laut Kota Bogo pada kedalaman 5 km. Badan Survei Geologi AS (USGS) awalnya mencatat gempa bermagnitudo 7,0, sebelum memutakhirkan menjadi 6,9, dengan episentrum sekitar 11 km di tenggara Calape.

BACA JUGA:  Penolakan Spanyol Picu Ancaman Dagang Amerika Serikat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gempa susulan yang lebih kecil juga dilaporkan terjadi setelah gempa utama. Meskipun demikian, Pusat Peringatan Tsunami Pasifik yang berbasis di Amerika Serikat (AS) tidak mengeluarkan peringatan tsunami.

Dampak gempa sangat terasa di berbagai wilayah Cebu. Bangunan di sebuah kompleks olahraga di Cebu dilaporkan runtuh saat pertandingan bola basket sedang berlangsung, menyebabkan beberapa orang tewas dan terluka.

Gereja Santo Petrus dan Paulus di Pulau Bantayan juga mengalami kerusakan parah dan runtuh akibat gempa tersebut. Selain itu, sebuah gerai restoran cepat saji di Bogo juga dilaporkan runtuh.

Akibat gempa ini, kegiatan belajar-mengajar di beberapa sekolah di berbagai kota Provinsi Cebu, termasuk Lapu-Lapu, Mandaue, Talisay, Minglanilla, Consolacion, dan Liloan, diliburkan untuk sementara waktu.

BACA JUGA:  Pemerintah AS Shut Down, Gaji PNS dan Tentara Terancam Tertunda

Pemerintah setempat telah mengerahkan tim penyelamat dan bantuan medis ke wilayah-wilayah terdampak. Upaya pencarian dan penyelamatan korban masih terus dilakukan, sementara bantuan logistik dan medis disalurkan kepada para korban yang membutuhkan.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk saling membantu dan mendukung dalam menghadapi situasi sulit ini.

Gempa bumi yang mengguncang Cebu ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam. Dengan kesiapsiagaan yang baik, diharapkan dampak dari bencana alam dapat diminimalkan dan korban jiwa dapat dihindari. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelombang PHK Besar-besaran: Meta Potong 8.000 Karyawan, Ganti dengan AI
Perang Blokade Memanas: AS Tutup Selat Hormuz, Iran Balas dengan Larangan Serupa
Trump Umumkan Perpanjangan Gencatan Senjata Israel-Lebanon Selama 3 Minggu
Ketegangan Meningkat: Iran Kecam Blokade AS, Anggap sebagai Agresi Terbuka
Tembus Blokade AS, Dua Supertanker Iran Berhasil Keluar dari Selat Hormuz
Jepang Siaga Tinggi: Gempa M 7,4 Guncang Sanriku, Peringatan Tsunami 3 Meter Diterbitkan
Pasar Global Terguncang: Harga Minyak Dunia Meroket Akibat Blokade Selat Hormuz
Eskalasi di Teluk: Blokade AS dan Insiden Kapal Touska Picu Kebuntuan Negosiasi

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:14 WIB

Gelombang PHK Besar-besaran: Meta Potong 8.000 Karyawan, Ganti dengan AI

Jumat, 24 April 2026 - 11:09 WIB

Perang Blokade Memanas: AS Tutup Selat Hormuz, Iran Balas dengan Larangan Serupa

Jumat, 24 April 2026 - 11:02 WIB

Trump Umumkan Perpanjangan Gencatan Senjata Israel-Lebanon Selama 3 Minggu

Rabu, 22 April 2026 - 16:31 WIB

Ketegangan Meningkat: Iran Kecam Blokade AS, Anggap sebagai Agresi Terbuka

Rabu, 22 April 2026 - 13:55 WIB

Tembus Blokade AS, Dua Supertanker Iran Berhasil Keluar dari Selat Hormuz

Berita Terbaru