Iran Rilis Daftar Sasaran Pembalasan, Pasca Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Senin, 13 Juli 2026 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teheran-Mediadelegasi: Media konservatif Iran, Hamshahri, merilis laporan mengejutkan pada Sabtu (11/7/2026) yang memuat daftar pemimpin dan pejabat negara Barat yang dinyatakan sebagai target pembalasan. Pengumuman ini muncul pasca tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, akibat serangan gabungan militer Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut juga merenggut nyawa empat anggota keluarganya.

Laporan yang dinilai berkarakter provokatif ini disampaikan bersamaan dengan pernyataan resmi dari Mojtaba Khamenei, putra sekaligus pengganti Ayatollah Ali Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran. Dalam pidato pertamanya usai pemakaman sang ayah, Mojtaba menegaskan bahwa pembalasan adalah kehendak seluruh rakyat Iran dan wajib dilaksanakan.

“Balas dendam adalah kehendak bangsa kita dan harus dilaksanakan. Para penjahat yang namanya tercantum dalam daftar ini tidak akan pernah bisa mati dengan tenang di tempat tidur mereka,” tegas Mojtaba, sebagaimana dikutip dari kantor berita AFP.

Ayatollah Ali Khamenei sendiri telah dimakamkan secara kenegaraan di Kota Mashhad pada Jumat (10/7/2026), dihadiri ribuan warga dan tokoh penting dari berbagai negara. Suasana pemakaman berlangsung khidmat sekaligus penuh emosi mengingat dampak besar yang ditimbulkan oleh peristiwa tersebut.

BACA JUGA:  Ledakan dan Kebakaran Hebat Melanda Kilang Minyak Chalmette Louisiana, Tidak Ada Korban Jiwa

Meskipun pernyataan resmi tidak menyebutkan nama secara rinci, laporan Hamshahri menyertakan infografis yang menampilkan foto 13 pemimpin dan pejabat dari negara-negara Barat. Di antaranya adalah Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, serta Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.

Selain kepala negara, daftar tersebut juga memuat nama pejabat tinggi pemerintahan. Termasuk Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, dan Kanselir Jerman Friedrich Merz.

Pihak Iran menuduh negara-negara Eropa tersebut turut berperan dalam serangan yang menewaskan mantan pemimpin mereka. Tuduhan itu dilandasi izin yang diberikan untuk pesawat militer AS melintasi wilayah udara negara-negara tersebut saat melancarkan serangan.

Hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran terkait apakah daftar tersebut benar-benar menjadi rencana resmi negara atau hanya pandangan dari media yang bersangkutan. Beberapa pengamat menilai laporan ini lebih bersifat pernyataan politik untuk menegaskan posisi Iran di kancah internasional.

BACA JUGA:  Gelombang Demonstrasi di Iran Korban 217 Orang

Sementara itu, Mojtaba Khamenei sendiri diketahui turut menjadi korban dalam serangan bulan Februari lalu dan menderita luka yang cukup parah. Ia baru tampil di hadapan publik setelah berbulan-bulan menjalani pemulihan medis.

Ketidakmunculannya selama ini juga diduga berkaitan dengan pertimbangan keamanan. Pihak berwenang Iran dikhawatirkan adanya potensi ancaman pembunuhan yang bisa datang dari Israel atau sekutunya.

Kondisi ini semakin memanaskan ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Berbagai spekulasi bermunculan, mulai dari penutupan kembali Selat Hormuz hingga kemungkinan terjadinya serangan balasan yang bisa mengganggu pasokan minyak dunia.

Sampai saat ini negara-negara yang namanya tercantum dalam daftar belum memberikan tanggapan resmi. Dunia internasional pun terus memantau situasi ini dengan cemas, mengingat eskalasi konflik yang lebih besar bisa berdampak luas bagi stabilitas keamanan dan ekonomi global. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Miranda

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 150 Orang, Ratusan Wisatawan Asing Hilang
24 Agustus 2006: Pluto Resmi Dihapus dari Daftar Planet Tata Surya, Sejarah yang Masih Memicu Perdebatan
Presiden Korsel Lee Jae Myung Sampaikan Belasungkawa Korban Gempa NTT
Israel Tolak Proposal Damai 15 Poin Trump, Netanyahu Ngotot Pasukan Tetap di Gaza Hingga Hamas Dilucuti
Gibran dan Kebohongan Laporan Keuangan yang Menjerat Dana Pensiun Malaysia
Ai Ogura Ciptakan Kejutan, Rebut Pole Position MotoGP Ceko 2026 di Brno
KTT Rusia-ASEAN Dibuka di Kazan: Putin Jamu Pemimpin Negara ASEAN, Perkuat Hubungan 35 Tahun Kemitraan
Iran Luncurkan Serangan Pembalasan ke Pangkalan AS di Timur Tengah, Rudal dan Dron Ditembakkan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 150 Orang, Ratusan Wisatawan Asing Hilang

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:13 WIB

24 Agustus 2006: Pluto Resmi Dihapus dari Daftar Planet Tata Surya, Sejarah yang Masih Memicu Perdebatan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:31 WIB

Presiden Korsel Lee Jae Myung Sampaikan Belasungkawa Korban Gempa NTT

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Israel Tolak Proposal Damai 15 Poin Trump, Netanyahu Ngotot Pasukan Tetap di Gaza Hingga Hamas Dilucuti

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:21 WIB

Gibran dan Kebohongan Laporan Keuangan yang Menjerat Dana Pensiun Malaysia

Berita Terbaru