Mentan Amran juga memerintahkan jajarannya untuk tetap berada di lokasi hingga proses pemulihan selesai. Ia menekankan agar tidak ada pengosongan personel di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
“Saya tugaskan direktur dan tim untuk standby. Tolong dipercepat, saudara kita butuh uluran tangan segera,” pungkasnya dengan nada serius.
Sebelumnya, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, memberikan apresiasi atas langkah sigap dan sinergi yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah. Menurutnya, upaya tersebut akan berdampak signifikan terhadap stabilitas nasional dan daerah.
“Pak Mentan melaksanakan hal yang sangat signifikan dalam pemulihan lahan pertanian di Sumatera. Kita apresiasi kegiatan ini, karena tentunya akan berdampak positif bagi Indonesia dan juga pemerintah kabupaten. Kita harapkan pemulihan ini berjalan cepat, terutama pada sektor pertanian agar membawa keberkahan bagi masyarakat,” tutur Wamendagri Bima Arya.
Kegiatan groundbreaking ini menandai dimulainya perbaikan besar-besaran terhadap infrastruktur pertanian yang rusak akibat bencana, termasuk penyediaan traktor roda empat, rotavator, serta pembangunan kembali jalan usaha tani di wilayah terdampak. D|Red-Hendra.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.






