Gubernur Bobby Nasution Gelontorkan 15.700 Ton Beras Murah untuk Stabilkan Harga di Sumut

Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Ekonomi Makro bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Perum Bulog, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Rabu (20/8/2025) malam. (Foto : Ist.)

“Dengan memaksimalkan penyaluran beras SPHP itu, membuat target 600 ton per hari, sudah terealisasi untuk mempercepat sampai ke masyarakat,” ucap Budi.

Sementara itu, Kepala BPS RI,  Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan bahwa saat ini Indonesia telah menggunakan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). DTSEN merupakan sistem basis data tunggal yang dikelola oleh BPS, yang berisi informasi sosial ekonomi seluruh penduduk Indonesia, termasuk data nama dan alamat. DTSEN juga menjadi acuan utama program pemerintah, seperti penyaluran bantuan dan pemberdayaan masyarakat.

“DTSEN bertujuan untuk memastikan program pemerintah tepat sasaran, efektif, efisien, dan akuntabel. Jadi angka yang ada di BPS tentang jumlah penduduk dan jumlah keluarga, dengan yang ada di Dukcapil itu sama. Termasuk ini juga mengintegrasikan data terpadu kesejahteraan sosial (STKS) dari Kementerian Sosial. Sehingga semuanya akan mengacu pada data BPS, sebagai basis data tunggal,” sebut Amalia.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya, Amalia juga menyebutkan bahwa BPS akan melakukan pengumpulan data terkait Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Kawasan Industri (KI). Data ini penting untuk memantau perkembangan dan potensi kawasan-kawasan tersebut, serta sebagai dasar perumusan kebijakan ekonomi yang efektif.

“Kita bisa berkolaborasi bersama-sama untuk melakukan pembaharuan DTSEN dari bawah (kabupaten/kota). Dan aplikasi untuk pemutakhirannya akan disiapkan dari pusat. Untuk teknisnya silakan daerah masing-masing berkolaborasi dengan BPS di kabupaten/kota,” jelas Amalia.

Amalia juga mengapresiasi dukungan dari Pemprov Sumut yang akan membantu proses pengumpulan data tersebut, bersama seluruh pemerintah kabupaten/kota. Ia meyakini bahwa hasil pengumpulan data tersebut akan sangat bermanfaat bagi daerah itu sendiri.

Turut hadir dalam rakor tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara, Rudi B Hutabarat, Kepala BPS Sumut, Asim Saputra, serta para kepala daerah se-Sumut. Sementara itu, turut mendampingi Gubernur, Kadis Kominfo Erwin Hotmansah Harahap, Plt Kepala Bapelitbang Sumut Dikky Anugerah, dan sejumlah pejabat lainnya. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Pos terkait