Gubernur Sumut Bobby Nasution menegaskan Bank Sumut harus naik kelas

Gubsu Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan Bank Sumut harus naik kelas menjadi KBMI 2.(Foto:Ist)

Laba bersih Bank Sumut tercatat sebesar Rp539 miliar, meningkat 3,63% YoY, dengan rasio kredit bermasalah (NPL Gross) yang berhasil dijaga di level 2,60%.

Capaian ini semakin mengukuhkan posisi Bank Sumut sebagai salah satu Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan kinerja terbaik di Indonesia, menduduki peringkat keenam secara nasional.

Arieta Aryanti menekankan bahwa Bank Sumut selalu menjaga keseimbangan antara ekspansi dan kehati-hatian. Pertumbuhan yang sehat ini merupakan hasil dari strategi bisnis yang disiplin, efisiensi operasional, dan tata kelola yang kuat.

Bacaan Lainnya

Direktur Bisnis dan Syariah Bank Sumut, Syafrizalsyah, menambahkan bahwa fokus Bank Sumut ke depan adalah memperluas pangsa pasar, memperkuat portofolio syariah, dan terus memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan daerah.

“Kami ingin Bank Sumut hadir lebih dekat dengan masyarakat, memperluas akses layanan, dan mendukung sektor-sektor produktif daerah,” ujar Syafrizalsyah.

Sementara itu, Direktur Kepatuhan Bank Sumut, Eksir, menegaskan komitmen manajemen PT Bank Sumut untuk terus beroperasi dengan menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).

Penerapan GCG ini bertujuan untuk memaksimalkan nilai perusahaan, meningkatkan kinerja, dan menjaga keberlanjutan bisnis jangka panjang.

Penerapan prinsip GCG mencakup berbagai aspek, seperti etika, transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan hukum, serta penguatan manajemen risiko.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Bank Sumut semakin optimis untuk mencapai target naik kelas dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan Sumatera Utara. D|Red.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

Pos terkait