Gubernur Sumut: Kerja Sama dengan Guangdong Berpotensi Tingkatkan Ekonomi Sumut

- Penulis

Senin, 14 April 2025 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bobby Nasution saat menerima kunjungan Konsul Jenderal (Konjen) RRT di Medan Zhang Min dan Delegasi Provinsi Guangdong di Anjungan Lantai 9, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro 30 Medan, Senin (14/4/25) (Sumber : Diskominfo Sumut)

Foto : Bobby Nasution saat menerima kunjungan Konsul Jenderal (Konjen) RRT di Medan Zhang Min dan Delegasi Provinsi Guangdong di Anjungan Lantai 9, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro 30 Medan, Senin (14/4/25) (Sumber : Diskominfo Sumut)

Medan-Mediadelegasi : Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, ingin memperluas kerja sama dengan Provinsi Guangdong, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), dalam bidang investasi, ekspor, dan impor. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan ekonomi antara kedua wilayah.

Bobby Nasution berharap kerja sama dengan Guangdong, yang merupakan markas mobil listrik terlaris di dunia, BYD, semakin erat dan diperluas. “Kami tahu ada manufaktur besar di sana, kami harap kita bisa menjalin kerja sama, seperti RRT investasi dengan membangun manufakturnya di sini, kami juga bisa memasok karet dan produk hilirisasi kelapa sawit untuk kebutuhan manufakturnya,” kata Bobby Nasution.

Kerja sama antara Sumatera Utara dan Guangdong telah berlangsung selama lebih dari 20 tahun, namun lebih banyak berfokus pada bidang humaniora. Bobby Nasution berharap kerja sama ini dapat diperluas ke bidang ekonomi, terutama dalam investasi dan perdagangan.

Saat ini, ada tiga investasi besar Guangdong di Sumatera Utara, yaitu PLTA Batang Toru, Dairi Prima Mineral, dan Taman Sains Teknologi Herbal dan Holtikultura (TSTH2). Bobby Nasution berharap proyek-proyek ini semakin baik ke depan, terutama terkait pengembangan pertanian.

BACA JUGA:  Gubernur Sumut Kukuhkan Delapan Paskibra 2020

Sumatera Utara sebagai salah satu daerah lumbung pangan Indonesia membutuhkan pengembangan dan riset yang masif di sektor pertanian. Bobby Nasution berharap Guangdong dapat membantu Sumatera Utara dalam pengembangan pertanian, termasuk penyediaan bibit, alat pertanian, dan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Konsul Jenderal RRT di Medan, Zhang Min, menyampaikan kesiapannya untuk membantu Sumatera Utara dalam mencapai visi misinya sebagai pemimpin daerah. “Program pengobatan gratis, pendidikan gratis, dan pengembangan hilirisasi, serta pertanian sangat bagus untuk pembangunan Sumatera Utara, kami berharap bisa ikut bekerja sama menyukseskan visi misi itu,” kata Zhang Min.

Ketua Delegasi Guangdong, Chang Feng, yakin masih banyak peluang kerja sama yang dapat dijalin dengan Sumatera Utara, terutama dalam perdagangan dan investasi. “Barang impor dari seluruh dunia masuk ke Guangdong, CPO, produk hilirisasinya karena Guangdong daerah manufaktur penting dunia,” kata Chang Feng.

BACA JUGA:  Bantuan Beras PPKM Ringankan Beban Masyarakat

Chang Feng juga menyampaikan bahwa Guangdong memegang seperenam kerja sama RRT dengan Indonesia. Dengan jumlah penduduknya sekitar 130 juta jiwa, PDB sekitar 2 triliun Yuan, dan nilai ekspor-impor sekitar 1 triliun Yuan tahun lalu, Chang Feng yakin masih banyak potensi kerja sama yang dapat dikembangkan.

Pertemuan antara Bobby Nasution dan delegasi Guangdong dihadiri oleh Pj Sekdaprov Sumatera Utara, M Armand Effendy Pohan, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, M Rahmadani Lubis, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Faisal Arif Nasution, dan OPD terkait lainnya.

Dengan kerja sama ini, diharapkan dapat meningkatkan hubungan ekonomi antara Sumatera Utara dan Guangdong, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara. D|Red.

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut
Belum Reda Kasus Dishub, Rico Waas Kena Sorotan Air Mineral Rp1 Miliar
Srikandi FAST UNPRI Tembus Jurnal Scopus Q2: Bukti Nyata Kebijakan Kelulusan Berbasis Publikasi Ilmiah
Air Mineral Rp1 Miliar Setahun di Pemko Medan Disorot, Gen Z Sumut : “Mungkin Makhluk Halus Ikut Minum”
Zakiyuddin: Soal Sekda Tak Perlu Dibicarakan, Mekanismenya Sudah Diatur
Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:08 WIB

Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:43 WIB

Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:02 WIB

Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:32 WIB

Belum Reda Kasus Dishub, Rico Waas Kena Sorotan Air Mineral Rp1 Miliar

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:49 WIB

Srikandi FAST UNPRI Tembus Jurnal Scopus Q2: Bukti Nyata Kebijakan Kelulusan Berbasis Publikasi Ilmiah

Berita Terbaru