Harapan Terpendam Driver Ojol, Tantangan Hidup Menjemput Rezeki di Tengah Pandemi

- Penulis

Selasa, 22 September 2020 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DI balik ketulusan mengantar penumpang dan orderan konsumen, ternyata bagi driver ojek online (ojol) memendam harapan kepada pemangku kebijakan transportasi dan perusahaan tempat mereka bekerja.

Bersama host M Hendra Gustian di studio podcast Mediadelegasi, dua driver ojol di Medan, Sumatera Utara ini buka-bukaan. Harapan terpendam mereka letupkan di balik ketulusan dan hiruk-pikuk kekejaman kota dalam menjemput rezeki di tengah pandemi Covid-19.

Yeni, ibu satu anak yang tengah merawat suami lagi sakit ini, mengaku menjadi driver ojol sebagai pilihan terakhir dalam perjuangan menghidupi keluarga.

Body Protec

Terungkap juga tentang Body Protec (pelindung tubuh), pembatas driver dengan penumpang di musim pandemi Covid-19 yang hanya disediakan perusahaan ojol bagi driver pilihan dengan tarif lebih dibanding driver lain.

BACA JUGA:  Kapolda Sumut Undang Anak SLB Bermain di Taman Sabhara

Krisna, driver perusahaan berbeda dengan Yeni juga berpendapat sama. “Baiknya fasilitas body protec disamaratakan, karena itu demi upaya memutus matarantai penyebaran Covid-19,” timpal Krisna.

Terkait perhatian sosial pemerintah dan perusahaan ojol, keduanya hanya pasrah. Yeni sendiri mengaku pernah mendapat bantuan beras dari pemerintahan setempat dan beras 10Kg dari perusahaan ojol.
Berbeda dengan Krisna, sama sekali belum memperoleh batuan apapun dan dari manapun selama pandemi Covid-19.

Yeni dan Krisna juga blak-blakan menyorot merek ojol yang terus bertambah yang akhir-akhir ini membuat pendapatan mereka drastis menurun. Mau tidak mau, mereka harus berkompetisi. “Tapi maunya pemerintah membuat regulasi tarif standar jasa layanan ojol. Jangan ojol si merek baru bikin ongkos murah dalam trik persaingan usaha dibiarkan,” kata mereka.

BACA JUGA:  Kantor Gubernur Sumut Jadi Sasaran Demo Pengemudi Ojol

Tantangan persaingan menjemput rezeki cukup merisaukan tapi menantang. Yeni sendiri mengaku pernah tertabrak betor. Namun kekompakan yang cukup terbangun di lapangan menjadi semangat bagi mereka.

“Antardriver saling bantu tanpa memandang merek perusahaan ketika menghadapi kendala, apalagi perlakuan kurang baik terhadap driver di jalanan,” ungkap Krisna.

Sedalam apa terpendamnya harapan driver ojol menghadapi tantangan hidup menjemput rezeki di tengah pandemi, simak videonya. D|Red

#DudukBarengDelegasi #Podcast #Ojol #DelegasiID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut
​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan
Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah
Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan
Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum
DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi
Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut
LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 13:15 WIB

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:31 WIB

​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:34 WIB

Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WIB

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum

Berita Terbaru