Namun secara kelembagaan, tegas Hamdani, Ika PMII tidak mendukung salah satu kandidat dalam Konferwil NU Sumut. Silakan bagi kader untuk maju jadi kandidat atau mendukung kandidat atas nama pribadi. “Ika PMII Sumut sifatnya netral dan mendukung siapapun yang terpilih memimpin NU Sumut,” katanya.
Rapat pengurus dipimpin Ketua IKA PMII Sumut Ance Selian, dihadiri Wakil Ketua Parulian Siregar, unsur pengurus Uliansyah Nasution, Bobby N Dalimunthe, Parsaulian Siregar, Ketua IKA PMII Deliserdang Yusrizal “Mido” unsur pengurus Abdul Jabbar dan pengurus lainnya.
Radikalisme dan Disintegrasi
Paada bagian lain, Wakil Ketua IKA PMII Sumut Parulian Siregar mengungkapkan, persoalan dihadapi sekarang adalah persoalan radikalisme dan disintegrasi. Dan itu menjadi tugas segenap kader PMII.
Karenanya, Parulian mengimbau para kader PMII, kendati nantinya tidak terpilih sebagai ketua atau pengurus NU Sumut agar tetap berhikmah dan memberikan masukan positif dalam membangun NU Sumut lima tahun ke depan.
“Moderasi beragama harus digaungkan terus oleh kader-kader PMII. Karena kader PMII telah berkomitmen, bahwa kita akan menjaga pluralisme, nasionalisme dan menjaga ideologi Pancasila serta menjaga ideologi Islam Ahlussunnah Waljamaah,” kata Parulian.
Dalam rapat pengurus itu, juga dibahas percepatan pembangunan Rumah Besar PMII Sumut di Komplek Perumahan PWI, Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. D|Red-06