Karyawan Ayam Geprek Dimutilasi di Bekasi

Kamis, 2 April 2026 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TKP Pembunuhan dan Mutilasi di Bekasi. Foto: Ist.

TKP Pembunuhan dan Mutilasi di Bekasi. Foto: Ist.

Bekasi-Mediadelegasi: Kasus pembunuhan sadis disertai mutilasi terhadap seorang karyawan ayam geprek di Bekasi menggegerkan warga. Korban berinisial AH ditemukan tewas dalam kondisi tubuh terpotong-potong setelah dibunuh oleh dua rekan kerjanya sendiri.

Peristiwa ini diungkap oleh Polda Metro Jaya yang menyatakan korban diduga dibunuh karena menolak ajakan pelaku untuk melakukan aksi pencurian. Kedua pelaku diketahui berinisial S (27) dan DS alias ANS (24).

Mutilasi Karyawan Ayam Geprek Bekasi

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin, menjelaskan ketiga orang tersebut merupakan karyawan di tempat usaha ayam geprek milik seorang pengusaha berinisial ES (32).

“Mereka sama-sama karyawan di sana. Kemudian yang satu, yang korban itu diajak untuk melakukan kejahatan tapi menolak. Sehingga yang dua orang membunuh si korban tersebut,” kata Iman dikutip Kamis (2/4/2026).

BACA JUGA:  Golkar Nonaktifkan Adies Kadir dari DPR

Menurut Iman, awalnya kedua pelaku mengajak korban untuk ikut melakukan pencurian kendaraan milik sang bos. Namun ajakan tersebut ditolak oleh korban sehingga memicu konflik di antara mereka.

Korban disebut tidak bersedia terlibat dalam aksi kriminal yang direncanakan oleh kedua pelaku. Penolakan tersebut membuat pelaku tersulut emosi hingga akhirnya melakukan pembunuhan.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/kpk-periksa-caperdes-pati-dalam-kasus-pemerasan-sudewo/

Rencana awal para pelaku sebenarnya adalah mencuri mobil milik pemilik usaha ayam geprek tempat mereka bekerja. Namun rencana tersebut berubah karena kondisi keamanan di lokasi dinilai cukup ketat.

Karena kesulitan mencuri mobil, pelaku kemudian mengubah target pencurian menjadi sepeda motor milik bos mereka. Meski demikian, korban tetap menolak untuk ikut dalam aksi tersebut.

Penolakan itu membuat kedua pelaku nekat menghabisi nyawa korban. Setelah korban tewas, pelaku kemudian memutilasi tubuh korban untuk menghilangkan jejak kejahatan.

BACA JUGA:  Sopir Taksi Pemicu Kecelakaan Bekasi Timur Diamankan Polisi, Diduga Mogok di Rel

Kasus ini terungkap setelah pemilik kios yang baru pulang dari mudik menemukan jasad korban pada Sabtu pagi, 28 Maret 2026. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah tidak utuh.

Beberapa bagian tubuh korban seperti tangan dan kaki dilaporkan hilang dari lokasi kejadian. Temuan tersebut langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.

Tim Subdit Jatanras Polda Metro Jaya kemudian melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya berhasil menangkap dua pelaku yang merupakan rekan kerja korban.

Hasil penyelidikan juga mengungkap bahwa sebagian potongan tubuh korban ditemukan di wilayah Gunung Batu Puncak 2, Desa Selawangi, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor. Polisi kini masih terus mendalami motif dan kronologi lengkap kasus mutilasi tersebut. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Oknum Polisi Polres Blitar Positif Narkoba, Terancam Sanksi Pidana dan Pemecatan Kode Etik
Danrem 011/Lilawangsa Pimpin Sertijab 5 Dandim Baru, Ini Daftar Lengkap dan Fokus Tugasnya
Tangkap 8 Orang Terkait KKB Kodap XVI Yahukimo, Polisi Dalami Jaringan Ronal Heluka
Serapan Anggaran Hanya 60%, Komisi IX DPR Dugaan WTP BGN Hasil Rekayasa
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter ke Arah Barat Daya
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Rampung Diperiksa, Tetap Tidak Ditahan
Pertahankan Prestasi! Kemnaker Raih Opini WTP BPK Empat Tahun Berturut-turut
Babak Baru Kasus Megakorupsi: Don Ritto Resmi Dilimpahkan ke Kejagung, Seret Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:17 WIB

Oknum Polisi Polres Blitar Positif Narkoba, Terancam Sanksi Pidana dan Pemecatan Kode Etik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:59 WIB

Danrem 011/Lilawangsa Pimpin Sertijab 5 Dandim Baru, Ini Daftar Lengkap dan Fokus Tugasnya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:33 WIB

Tangkap 8 Orang Terkait KKB Kodap XVI Yahukimo, Polisi Dalami Jaringan Ronal Heluka

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:03 WIB

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter ke Arah Barat Daya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:13 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Rampung Diperiksa, Tetap Tidak Ditahan

Berita Terbaru