Indonesia Stop Impor BBM Singapura

Senin, 12 Mei 2025 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto; Ist

Foto; Ist

Jakarta-Mediadelegasi: Pemerintah bakal menyetop impor Bahan Bakar Minyak (BBM) asal Singapura. Rencana ini telah ditegaskan oleh Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu.
Impor BBM RI dari Singapura sendiri selama ini mencapai 54% dari total kebutuhan RI. Sementara itu, Singapura sebenarnya tidak memiliki produksi minyak mentah sendiri, tetapi merupakan pusat penyulingan dan pemasok utama produk ke negara-negara lain di kawasan tersebut, Indonesia juga termasuk di dalamnya.

Adapun, produksi bahan bakar fosilnya Indonesia telah menyusut selama bertahun-tahun, bahkan harus mengimpor sekitar 290.000 barel bahan bakar cair olahan per hari dari negara tetangganya yang lebih kecil, menurut analisis dari Sentosa Shipbrokers. Sebagian besar BBM dari Singapura tersebut terdiri dari bensin dan solar.”Jika rencana ini membuahkan hasil, tentu akan terjadi perubahan yang nyata bagi pasar tanker,” kata Sentosa, dikutip dari Straits Times, Minggu (11/5/2025). Sentosa Shipbrokers adalah perusahaan chartering kapal atau broker kapal berbasis di Singapura.Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan sejak menjabat sebagai Menteri ESDM, dirinya telah melakukan sejumlah evaluasi terhadap produk impor, seperti produk BBM. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa harga beli minyak dari Singapura ternyata sama dengan harga beli BBM dari wilayah Timur Tengah.

BACA JUGA:  Benarkah Nadiem Makarim Terlibat Kasus Chromebook Rp9,9 Triliun?

“Setelah saya cek, kok harganya sama dibandingkan dengan dari negara Middle East. Ya, kalau begitu kita mulai berpikir bahwa mungkin, bukan kata mungkin lagi nih, sudah hampir pasti kita akan mengambil minyak dari negara lain yang bukan dari negara itu,” kata Bahlil ditemui di Gedung Kementerian ESDM, dikutip Minggu (11/5/2025).

pemerintah berencana mengalihkan sebagian impor BBM dari Singapura tersebut ke Amerika Serikat. Keputusan ini bagian dari strategi negosiasi Indonesia dalam merespons kebijakan tarif tinggi yang diberlakukan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

“Ya, sebagian lah. Kan kita sudah mempunyai perjanjian dengan Amerika. Salah satu diantara yang kita tawarkan itu adalah, kita harus membeli beberapa produk dari mereka. Diantaranya adalah BBM, crude, dan LPG,” katanya.D|Red

BACA JUGA:  "Menuju Sekolah Unggul Terintegrasi Kemendikdasmen Rancang Pendidikan Internasional yang Terjangkau"

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla
Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera
Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya
Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen
Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan
Terbitkan SEMA 4/2026, MA Tutup Celah Upaya Hukum untuk Putusan Bebas
KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor
Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Berita Terbaru