Iran Laksanakan Hukuman Gantung terhadap Agen Mossad

- Penulis

Senin, 23 Juni 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iran Gantung Warganya yang Diduga Jadi Mata-mata Israel. (Foto : Ist.)

Iran Gantung Warganya yang Diduga Jadi Mata-mata Israel. (Foto : Ist.)

Teheran-Mediadelegasi : Iran telah melaksanakan hukuman gantung terhadap seorang pria bernama Mohammad-Amin Mahdavi Shayesteh, yang dinyatakan bersalah menjadi mata-mata untuk Israel. Eksekusi mati ini dilakukan saat pertempuran antara Iran dan Israel memasuki hari ke-11.

Menurut pernyataan otoritas kehakiman Iran, Shayesteh dihukum gantung karena kerja sama intelijen dengan rezim Zionis. Dia dituduh memiliki hubungan dengan badan intelijen Israel, Mossad, dan bekerja sama dengan media Iran International, televisi berbahasa Persia yang kritis terhadap pemerintah Iran.

Iran International dianggap oleh otoritas Teheran sebagai organisasi yang berkaitan dengan Israel. Saluran televisi ini telah digambarkan sebagai “organisasi teroris” oleh otoritas Iran sejak unjuk rasa nasional pada tahun 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Shayesteh bukan satu-satunya orang yang dihukum mati oleh otoritas Iran karena tuduhan bekerja sama dengan badan intelijen asing. Pada hari sebelumnya, otoritas kehakiman Iran mengumumkan eksekusi mati seseorang bernama Majid Mosayebi, yang juga dituduh menjadi agen Mossad.

BACA JUGA:  Selat Hormuz Dibuka: Napas Lega bagi Pasar Energi

Kepala otoritas kehakiman Iran, Gholamhossein Mohseni Ejei, berjanji untuk mempercepat penanganan kasus-kasus yang berkaitan dengan keamanan, terutama yang melibatkan dukungan terhadap Israel. Dia menyatakan bahwa kasus-kasus seperti itu akan ditangani dengan lebih cepat.

Iran telah menjadi negara kedua di dunia yang paling banyak melakukan eksekusi mati setelah China, menurut kelompok HAM Amnesty International. Penindakan terhadap orang-orang yang diduga agen Mossad meningkat saat Iran terlibat aksi saling serang dengan Israel sejak 13 Juni lalu.

Ketegangan antara Iran dan Israel semakin memuncak setelah Amerika Serikat (AS), sekutu Israel, ikut melancarkan serangan terhadap fasilitas-fasilitas nuklir Teheran. Hal ini memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik yang lebih luas.

Otoritas Iran terus mengumumkan penangkapan atau eksekusi mati terhadap orang-orang yang mereka tuduh bekerja sama dengan badan intelijen asing, khususnya Israel. Langkah-langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya Iran untuk meningkatkan keamanan nasional.

BACA JUGA:  Iran Siap Membuka 'Gerbang Neraka' untuk Israel

Namun, kelompok HAM terus mengkritik praktik eksekusi mati di Iran, yang dianggap sebagai pelanggaran hak asasi manusia. Mereka menyerukan agar Iran mempertimbangkan kembali kebijakan ini dan mencari alternatif yang lebih manusiawi.

Eksekusi mati Shayesteh dan Mosayebi menunjukkan bahwa Iran tidak akan ragu-ragu untuk mengambil tindakan keras terhadap orang-orang yang dianggap sebagai ancaman bagi keamanan nasional.

Pertempuran antara Iran dan Israel masih berlangsung, dan situasi di wilayah tersebut tetap tegang. Dunia internasional terus memantau perkembangan situasi dan menyerukan agar kedua belah pihak mencari solusi damai.

Dalam beberapa minggu terakhir, Iran telah meningkatkan retorika keras terhadap Israel dan sekutunya, termasuk AS. Langkah-langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya Iran untuk menunjukkan kekuatan dan keteguhan dalam menghadapi tekanan internasional. D|Red.

 

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Iran Eksekusi Mati Pria yang Dituduh Jadi Mata-Mata Mossad
Kepercayaan Iran Terhadap AS Menurun Drastis Pasca Serangan Fasilitas Nuklir
IRGC Klaim Menguasai Wilayah Udara Israel, Rudal Iran Hantam Berbagai Wilayah
Iran Peringatkan Warga Israel untuk Segera Mengungsi
Iran Siap Membuka ‘Gerbang Neraka’ untuk Israel
Israel Luncurkan Serangan ke Iran, Situasi Darurat Diumumkan

Berita Terkait

Senin, 29 September 2025 - 16:37 WIB

Iran Eksekusi Mati Pria yang Dituduh Jadi Mata-Mata Mossad

Sabtu, 12 Juli 2025 - 11:26 WIB

Kepercayaan Iran Terhadap AS Menurun Drastis Pasca Serangan Fasilitas Nuklir

Senin, 23 Juni 2025 - 14:02 WIB

Iran Laksanakan Hukuman Gantung terhadap Agen Mossad

Rabu, 18 Juni 2025 - 11:27 WIB

IRGC Klaim Menguasai Wilayah Udara Israel, Rudal Iran Hantam Berbagai Wilayah

Senin, 16 Juni 2025 - 16:50 WIB

Iran Peringatkan Warga Israel untuk Segera Mengungsi

Berita Terbaru

Foto bersama usai Penandatanganan MoU KPAD Labuhanbatu Utara dan Ponpes Arkanuddin, Rabu (7/5/2026). Tampak jajaran KPAD, pimpinan pesantren, serta para asatidz berfoto bersama, menandai dimulainya sinergi perlindungan anak demi lingkungan pesantren yang aman dan ramah anak. Foto: GS

Kabupaten Labuhan Batu Utara

KPAD Labura Perkuat Sinergi Perlindungan Anak Bersama Ponpes Arkanuddin Pulo Dogom

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:35 WIB