Teheran-Mediadelegasi : Angkatan Udara (AU) Israel melancarkan serangan ke Iran pada Jumat (13/6/2025) dini hari. Serangan ini memicu beberapa suara ledakan di beberapa lokasi di Ibu Kota Teheran, Iran. Belum diketahui target apa saja yang diserang dalam serangan ini.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengonfirmasi serangan tersebut dan mengumumkan keadaan darurat di seluruh wilayah Israel. Katz memperingatkan bahwa serangan rudal dan drone terhadap Israel dan penduduk sipilnya diperkirakan akan segera terjadi.
Seorang pejabat Iran mengatakan kepada The New York Times bahwa militer dan pemerintah Iran telah mengadakan pertemuan membahas cara-cara untuk membalas serangan Israel. Iran dikabarkan sedang mempertimbangkan opsi untuk membalas serangan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
CBS News, mengutip sumber pejabat AS, melaporkan bahwa Israel siap sepenuhnya memulai operasi militer di Iran. Para pejabat AS memperkirakan Iran akan membalas dengan menyerang beberapa fasilitas AS di negara tetangga Irak.
Serangan Israel ke Iran ini meningkatkan ketegangan di Timur Tengah. Situasi di wilayah ini semakin tidak stabil dan memicu kekhawatiran akan terjadinya konflik yang lebih luas.
Belum diketahui secara pasti dampak dari serangan Israel ke Iran ini. Namun, serangan ini diperkirakan akan memiliki konsekuensi yang signifikan bagi kedua negara dan wilayah Timur Tengah secara keseluruhan.
Situasi di Iran dan Israel terus dipantau oleh masyarakat internasional. Pemimpin dunia dan organisasi internasional diharapkan dapat berperan dalam menurunkan ketegangan dan mencegah konflik yang lebih luas.
Serangan Israel ke Iran ini memicu ketegangan di Timur Tengah dan meningkatkan kekhawatiran akan terjadinya konflik yang lebih luas. Situasi di wilayah ini terus dipantau dan diharapkan dapat segera diatasi melalui diplomasi dan negosiasi. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.












