Siapkan Tenaga Kerja untuk Industri EV, Kemnaker Gandeng Dunia Usaha

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, saat memberikan keterangan dalam acara Hyundai EV Ecosystem Tour di Cikarang, Bekasi, Selasa (5/5/2026). Ia menekankan pentingnya penyiapan SDM kompeten untuk memenuhi kebutuhan industri hijau dan kendaraan listrik yang tumbuh pesat. Foto: Ist.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, saat memberikan keterangan dalam acara Hyundai EV Ecosystem Tour di Cikarang, Bekasi, Selasa (5/5/2026). Ia menekankan pentingnya penyiapan SDM kompeten untuk memenuhi kebutuhan industri hijau dan kendaraan listrik yang tumbuh pesat. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus bergerak cepat menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap kerja. Fokus utama saat ini adalah siapkan dan memenuhi kebutuhan tenaga kerja di sektor industri hijau (green jobs), khususnya yang berkaitan dengan kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV).

Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap pertumbuhan pasar otomotif yang beralih ke teknologi ramah lingkungan yang sedang mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, menegaskan bahwa transformasi menuju ekonomi hijau bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keniscayaan yang harus dihadapi.

Ia menilai, perkembangan pesat industri kendaraan listrik kini menjadi salah satu pilar penting yang akan membentuk ekosistem pekerjaan masa depan.

“Geliat pasar yang sangat cepat dalam periode tiga tahun terakhir ini tentunya berdampak langsung pada kebutuhan tenaga kerja yang memiliki kompetensi di bidang teknologi otomotif berbasis listrik, digitalisasi, serta keterampilan pendukung industri hijau,” ujar Afriansyah dalam acara Hyundai EV Ecosystem Tour di Cikarang, Bekasi, Selasa (5/5/2026).

BACA JUGA:  Sinergi Kemnaker dan HM Sampoerna Perkuat Hubungan Industrial Pancasila & Kompetensi Tenaga Kerja

Berdasarkan data yang disampaikan, penjualan kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan tren kenaikan yang sangat drastis. Dari angka sekitar 10 ribu unit pada tahun 2022, melonjak menjadi lebih dari 100 ribu unit pada tahun 2025.

Peningkatan yang mencapai sepuluh kali lipat ini tentu menuntut ketersediaan tenaga ahli yang mumpuni di berbagai lini, mulai dari produksi, perawatan, hingga pengembangan teknologi.

Sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Asta Cita dan Indonesia Emas 2045, Kemnaker berkomitmen kuat untuk membangun SDM berkualitas. Salah satu kunci keberhasilannya adalah melalui kolaborasi yang erat dengan dunia industri.

Afriansyah pun memberikan apresiasi tinggi kepada PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) yang telah turut berkontribusi nyata dalam dunia pendidikan vokasi.

BACA JUGA:  Pemerintah Indonesia Sepakat Beli 150 Juta Barel Minyak dari Rusia, Penuhi Setengah Kebutuhan Nasional

“Pada tahun 2023, PT HMMI telah memberikan hibah 5 unit kendaraan untuk pengembangan pelatihan vokasi kejuruan otomotif di BBPVP Bandung. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi strategis yang kami harapkan terus berlanjut diikuti oleh perusahaan lainnya,” jelasnya.

Kerjasama semacam ini dinilai sangat efektif untuk meningkatkan kompetensi lulusan pelatihan sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas dan profesional bagi masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah, industri, dan lembaga pelatihan menjadi kunci agar Indonesia mampu menciptakan tenaga kerja yang produktif dan siap menghadapi tantangan masa depan di sektor green jobs,” pungkas Wamenaker menutup keterangannya. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menkeu Suahasil Nazara: Dividen Danantara Belum Masuk APBN 2026–2027
Ketua KPK Setyo Budiyanto: Nusron Wahid Kurang Bisa Atur Waktu Absen Pemeriksaan
Bea Cukai Cirebon Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Emas Batangan Rp12 Miliar di Kertajati
KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Pengembangan Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut
Ketua GCP: Saya Di-prank, KPU Harus Bertanggung Jawab Polemik Ijazah Gibran
Febrie Adriansyah Didakwa Peras Rp55 Miliar dari Tan Kian Agar Tak Jadi Tersangka Jiwasraya
KPK Panggil Eks Bupati Tapsel & Madina, 15 Saksi Diperiksa Pengembangan Korupsi Jalan Sumut
Gibran Buka Suara: Kuliah S1 di Singapura Bukti Telah Lulus Pendidikan Sebelumnya
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Menkeu Suahasil Nazara: Dividen Danantara Belum Masuk APBN 2026–2027

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Ketua KPK Setyo Budiyanto: Nusron Wahid Kurang Bisa Atur Waktu Absen Pemeriksaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Bea Cukai Cirebon Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Emas Batangan Rp12 Miliar di Kertajati

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:50 WIB

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Pengembangan Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Ketua GCP: Saya Di-prank, KPU Harus Bertanggung Jawab Polemik Ijazah Gibran

Berita Terbaru