Istri Meninggal tak Punya Uang Berobat

- Penulis

Selasa, 24 Januari 2023 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suparlan bersama anak-anaknya saat ditemui Mediadelegasi di kedimannya Dusun V Jl Sekolah Desa Purwodadi, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, Selasa (24/1). Foto: D|ubapasaribu

Suparlan bersama anak-anaknya saat ditemui Mediadelegasi di kedimannya Dusun V Jl Sekolah Desa Purwodadi, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, Selasa (24/1). Foto: D|ubapasaribu

Sunggal-Mediadelegasi: Suparlan sang kuli bangunan harus menelan pil pahit. Dia mengisahkan istri tercintanya meninggal dunia setelah sakit dan tidak punya uang untuk membawanya berobat.

Suparlan 44 tahun, warga Dusun V Jl Sekolah Desa Purwodadi, Kecamatan Sunggal, Deliserdang ini adalah ayah enam orang anak satu cucu.

Dia mengeluhkan tak pernah memperoleh bantuan kemudahan, baik Kartu Indonesia Sehat (KIS) maupun program lain yang digelontor pemerintah dalam pengentasan kemiskinan.

“Istri saya sakit dan meninggal dunia sekira dua tahun lalu. Kami tak punya uang untuk membawanya ke rumah sakit,” ujar Suparlan kepada Mediadelegasi, Selasa (24/1), di kediamannya di Sunggal.

BACA JUGA: Derita Ema Kini Telah Berlalu

BACA JUGA:  Ratusan Komoditas Ilegal Dimusnahkan Karantina Sumut untuk Mencegah Penyebaran Penyakit

Dia pun menunjukkan kondisi kehidupannya, mulai dari kondisi rumah hingga sekeluarga pada batuk dan demam hanya mengandalkan obat yang dijual di warung. “Kami tak punya untuk membawa ke dokter atau klinik,” katanya.

Suparlan menuturkan, dia dan keluarga berharap memperoleh bantuan Pemerintah berupa KIS maupun bantuan Pendidikan dan PKH.

Sambil mengelus seorang putrinya yang mengalami keterbelakangan mental, Suparlan bercerita, sebelumnya tahun lalu kondisi keluarganya telah dia sampaikan kepada pegiat sosial, ke Kepala Desa Purwodadi dan mendapat perhatian dan respon baik dari perangkat Desa turun tangan meringankan beban keluarga, berupa sembako ala kadarnya.

Kepala Desa Purwodadi Sugiatno lewat WhatsApp menjawab konfirmasi Mediadelegasi, berjanji akan melakukan pengecekan atas keprihatinan Suparlan. “Besok saya cek pak, apakah sudah masuk di data DTKS apa belum. Saya juga pernah mengunjungi keluarga ini beberapa bulan lalu,” kata Sugiatno. D|Red

BACA JUGA:  Kantor GRIB Jaya dan THM Marcopolo di Deli Serdang Dirubuhkan, Diduga Jadi Sarang Narkoba

Satu tanggapan untuk “Istri Meninggal tak Punya Uang Berobat”

  1. Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Reuni Akbar Alumni YAHDI Maju Sepekan, Digelar 5 Juli 2026 Demi Sesuai Kalender Pendidikan
Rupiah Melemah, Harga Oli Melonjak 30 Persen
Reuni Akbar YAHDI 2026 Siap Digelar
Harmoni Syawal Makoda VI Jaguar Medan Pererat Sinergi
Penganiayaan Anak Saat Lebaran Picu Sorotan Pelayanan Polisi
Sikapi Tragedi Bayi Meninggal, Sekdiskes Sumut Sambangi Podcast Media Delegasi
Dinkes Sumut Temukan Petugas Belum Pahami UHC, RS Citra Medika Tegaskan Layanan Sudah Sesuai SOP
Kasus Bayi Meninggal, RS Citra Medika Tembung Pastikan Setiap Pasien Berobat Dilayani Sesuai SOP

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 13:05 WIB

Reuni Akbar Alumni YAHDI Maju Sepekan, Digelar 5 Juli 2026 Demi Sesuai Kalender Pendidikan

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:57 WIB

Rupiah Melemah, Harga Oli Melonjak 30 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:15 WIB

Reuni Akbar YAHDI 2026 Siap Digelar

Senin, 30 Maret 2026 - 19:45 WIB

Harmoni Syawal Makoda VI Jaguar Medan Pererat Sinergi

Senin, 23 Maret 2026 - 11:04 WIB

Penganiayaan Anak Saat Lebaran Picu Sorotan Pelayanan Polisi

Berita Terbaru