“Ini yang sedang kita bangun bekerjasama dengan TNI, di mana bahan materialnya dari Pemprov dan peralatannya dari TNI, mudah-mudahan nanti sudah bisa dilalui roda empat untuk mengangkut stok makanan,” kata Basarin.
Mengingat banjir kembali terjadi pada 11 dan 16 Februari, Pemprov Sumut juga melakukan operasi modifikasi cuaca untuk mengantisipasi dampak lanjutan. Upaya ini dilakukan agar penyebaran curah hujan tidak terkonsentrasi di satu titik.
Selain pembangunan jembatan dan modifikasi cuaca, Pemprov Sumut juga terus melakukan pembaruan data kebencanaan. Tercatat sebanyak 479.047 KK atau 1.803.725 jiwa terdampak bencana, dengan 909 KK atau 3.506 jiwa mengungsi. Sementara itu, korban meninggal dunia mencapai 376 jiwa, luka-luka 4 jiwa, dan hilang 40 jiwa.
Pemprov Sumut berkomitmen untuk terus berupaya memulihkan kondisi pasca-bencana dan memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Dengan percepatan pembangunan jembatan dan berbagai upaya lainnya, diharapkan aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.









