Sibolangit-Mediadelegasi: Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Jamin Ginting, kawasan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Kamis (10/9/2026) pagi. Insiden yang menggetarkan warga itu melibatkan tiga kendaraan sekaligus, yang kemudian keluar jalur dan menghantam sejumlah bangunan warga hingga sebuah gedung Sekolah Dasar.
Kecelakaan berlangsung sekitar pukul 05.30 WIB, tepat di depan Gereja GBKP, Kecamatan Sibolangit. Tiga kendaraan yang terlibat dalam peristiwa tersebut adalah mobil boks kontainer dengan nomor polisi BK 8265 FP, truk Fuso pengangkut jagung BK 8836 EN, serta mobil penumpang Toyota Kijang Innova BK 858 WL.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga kendaraan tersebut diketahui melaju beriringan dari arah Berastagi menuju Medan sebelum akhirnya terlibat dalam kecelakaan beruntun. Benturan keras yang terjadi antar kendaraan menyebabkan ketiganya kehilangan kendali, keluar dari jalur jalan, dan menghantam lingkungan permukiman warga di tepi jalan.
Akibat benturan yang sangat dahsyat, dampak kecelakaan pun meluas hingga merusak bangunan-bangunan yang berada di pinggir jalan. Sebanyak empat rumah warga dan satu bangunan Sekolah Dasar Masehi mengalami kerusakan cukup parah akibat dihantam bodi kendaraan yang melaju tak terkendali.
Keempat rumah warga yang terdampak kepemilikannya masing-masing tercatat atas nama Amin Gurusinga (61), Suranta Gurusinga (48), Linggem Gurusinga (74), dan Daniel Saruhu (61). Dinding, pagar, serta bagian bangunan lain tampak rusak tertabrak kendaraan yang melesat keluar jalan raya.
Tidak hanya bangunan rumah, dua unit kendaraan milik warga yang sedang terparkir di halaman rumah juga ikut rusak berat terkena dampak hantaman. Kedua kendaraan tersebut adalah Daihatsu Ayla BK 1785 VX milik Amin Gurusinga dan mobil pikap Gran Max BK 8412 FC milik Linggem Gurusinga.
Selain rumah dan kendaraan warga, gedung Sekolah Dasar Masehi yang berada di lokasi kejadian juga ikut mengalami kerusakan akibat hantaman kendaraan. Kerusakan pada bangunan sekolah ini menjadi perhatian tersendiri mengingat lokasinya yang tidak jauh dari jalur utama lalu lintas yang cukup padat.
Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP SL Widodo, mengonfirmasi peristiwa tersebut dan menyatakan pihaknya masih melakukan pendataan menyeluruh terkait identitas pengemudi, jumlah korban, serta penyebab pasti terjadinya kecelakaan beruntun tersebut.
“Ketiga kendaraan tersebut datang dari arah Berastagi menuju Medan,” ungkap Widodo saat dikonfirmasi pada Kamis. Ia juga menjelaskan bahwa dampak kerusakan akibat kecelakaan terbilang cukup luas karena kendaraan yang terlibat langsung menghantam bangunan dan kendaraan milik warga di sekitar lokasi.
Pascakejadian, video yang beredar di media sosial memperlihatkan salah satu kendaraan terlibat tampak terbakar di lokasi kejadian. Petugas pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang pun segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman api tersebut.
Sementara itu, personel Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan bersama Unit Lantas Polsek Pancur Batu segera turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan sekaligus olah tempat kejadian perkara guna mengamankan bukti-bukti dan menata kembali arus lalu lintas.
“Informasi selanjutnya akan dikabarkan. Anggota masih bekerja di lapangan, termasuk melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti,” tambah Widodo. Hingga saat ini, polisi masih mendalami faktor penyebab utama yang melatarbelakangi terjadinya kecelakaan beruntun yang menabrak permukiman warga tersebut. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
Penulis : Tagor
Editor : Alan






