Kecelakaan Beruntun di Sibolangit Deli Serdang, 3 Kendaraan Hantam Rumah Warga dan Sekolah

Kamis, 10 September 2026 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian mengamankan lokasi kecelakaan beruntun di Jalan Jamin Ginting, Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (10/9/2026). Foto: Ist.

Petugas kepolisian mengamankan lokasi kecelakaan beruntun di Jalan Jamin Ginting, Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (10/9/2026). Foto: Ist.

Sibolangit-Mediadelegasi: Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Jamin Ginting, kawasan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Kamis (10/9/2026) pagi. Insiden yang menggetarkan warga itu melibatkan tiga kendaraan sekaligus, yang kemudian keluar jalur dan menghantam sejumlah bangunan warga hingga sebuah gedung Sekolah Dasar.

Kecelakaan berlangsung sekitar pukul 05.30 WIB, tepat di depan Gereja GBKP, Kecamatan Sibolangit. Tiga kendaraan yang terlibat dalam peristiwa tersebut adalah mobil boks kontainer dengan nomor polisi BK 8265 FP, truk Fuso pengangkut jagung BK 8836 EN, serta mobil penumpang Toyota Kijang Innova BK 858 WL.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga kendaraan tersebut diketahui melaju beriringan dari arah Berastagi menuju Medan sebelum akhirnya terlibat dalam kecelakaan beruntun. Benturan keras yang terjadi antar kendaraan menyebabkan ketiganya kehilangan kendali, keluar dari jalur jalan, dan menghantam lingkungan permukiman warga di tepi jalan.

Akibat benturan yang sangat dahsyat, dampak kecelakaan pun meluas hingga merusak bangunan-bangunan yang berada di pinggir jalan. Sebanyak empat rumah warga dan satu bangunan Sekolah Dasar Masehi mengalami kerusakan cukup parah akibat dihantam bodi kendaraan yang melaju tak terkendali.

BACA JUGA:  Kapolresta DS Pimpin Apel Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak

Keempat rumah warga yang terdampak kepemilikannya masing-masing tercatat atas nama Amin Gurusinga (61), Suranta Gurusinga (48), Linggem Gurusinga (74), dan Daniel Saruhu (61). Dinding, pagar, serta bagian bangunan lain tampak rusak tertabrak kendaraan yang melesat keluar jalan raya.

Tidak hanya bangunan rumah, dua unit kendaraan milik warga yang sedang terparkir di halaman rumah juga ikut rusak berat terkena dampak hantaman. Kedua kendaraan tersebut adalah Daihatsu Ayla BK 1785 VX milik Amin Gurusinga dan mobil pikap Gran Max BK 8412 FC milik Linggem Gurusinga.

Selain rumah dan kendaraan warga, gedung Sekolah Dasar Masehi yang berada di lokasi kejadian juga ikut mengalami kerusakan akibat hantaman kendaraan. Kerusakan pada bangunan sekolah ini menjadi perhatian tersendiri mengingat lokasinya yang tidak jauh dari jalur utama lalu lintas yang cukup padat.

Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP SL Widodo, mengonfirmasi peristiwa tersebut dan menyatakan pihaknya masih melakukan pendataan menyeluruh terkait identitas pengemudi, jumlah korban, serta penyebab pasti terjadinya kecelakaan beruntun tersebut.

BACA JUGA:  Diduga Pakai Rapid Tes Bekas, Poldasu Gerebek Tempat Layanam KNIA dan 4 Petugas Laboratorium Diamankan

“Ketiga kendaraan tersebut datang dari arah Berastagi menuju Medan,” ungkap Widodo saat dikonfirmasi pada Kamis. Ia juga menjelaskan bahwa dampak kerusakan akibat kecelakaan terbilang cukup luas karena kendaraan yang terlibat langsung menghantam bangunan dan kendaraan milik warga di sekitar lokasi.

Pascakejadian, video yang beredar di media sosial memperlihatkan salah satu kendaraan terlibat tampak terbakar di lokasi kejadian. Petugas pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang pun segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman api tersebut.

Sementara itu, personel Satuan Lalu Lintas Polrestabes Medan bersama Unit Lantas Polsek Pancur Batu segera turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan sekaligus olah tempat kejadian perkara guna mengamankan bukti-bukti dan menata kembali arus lalu lintas.

“Informasi selanjutnya akan dikabarkan. Anggota masih bekerja di lapangan, termasuk melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti,” tambah Widodo. Hingga saat ini, polisi masih mendalami faktor penyebab utama yang melatarbelakangi terjadinya kecelakaan beruntun yang menabrak permukiman warga tersebut. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belum Lupa Kasus Karo, Kini Dapur MBG Klambir Lima Dekat Kandang Ayam
Kandang Ayam di Belakang Dapur MBG, Ribuan Porsi Makanan Aman?
Jalan Provinsi Longsor di STM Hulu Deli Serdang, Pemkab Siapkan Jalur Alternatif
BUMDes Mekar Sari Jaya Serobot Lahan Warga di Desa Lain, Ahli Waris Dilarang Mengelola Tanah Sendiri
Deli Prime Residence Dibangun Tanpa Izin PBG, MAI Desak Segel dan Hentikan Proyek
BUMDes Mekar Sari Dilaporkan ke Kejati Sumut, Proyek Kolam Ikan Lintas Wilayah Tanpa Izin Disorot
AC Mati di Gedung Railink Kualanamu, Penumpang Mengeluh Panas Selama Dua Minggu Lebih
Jalur Alternatif Pancur Batu-Sibolangit Dikeluhkan, Jalan Belum Diaspal & Rambu Masih Minim
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Belum Lupa Kasus Karo, Kini Dapur MBG Klambir Lima Dekat Kandang Ayam

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Kandang Ayam di Belakang Dapur MBG, Ribuan Porsi Makanan Aman?

Sabtu, 12 September 2026 - 13:58 WIB

Jalan Provinsi Longsor di STM Hulu Deli Serdang, Pemkab Siapkan Jalur Alternatif

Kamis, 10 September 2026 - 13:44 WIB

Kecelakaan Beruntun di Sibolangit Deli Serdang, 3 Kendaraan Hantam Rumah Warga dan Sekolah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:37 WIB

BUMDes Mekar Sari Jaya Serobot Lahan Warga di Desa Lain, Ahli Waris Dilarang Mengelola Tanah Sendiri

Berita Terbaru

Petugas bersama warga mengevakuasi jenazah pemuda hilang di Desa Wek III, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Jumat (9/10/2026). Ditemukan hampir 2 minggu setelah hilang, dugaan sementara gantung diri. Foto: Ist.

Kabupaten Tapanuli Selatan

Hilang Hampir 2 Minggu, Pemuda Tapanuli Selatan Ditemukan Tewas di Kebun

Jumat, 9 Okt 2026 - 16:46 WIB