Kejatisu: Pancasila Dasar Landasan Agar Terhindar Dari Paham Radikalisme

Medan- Mediadelegasi: Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menggelar penyuluhan hukum di SMAN 21 Medan, Jalan Selambo, Kamis (1/4/2021).

Penyuluhan hukum itu diikuti 21 siswa-siswi sekolah.Pemateri Juliana PC Sinaga dan moderator Ghufran Tanjung mengingatkan 21 siswa-siswi sekolah paling bungsu ini agar tidak mudah terpengaruh dengan berita-berita bohong (hoaks) terkait apa pun, termasuk paham radikalisme yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan.

“Gunakanlah waktumu dengan hal-hal yang positif, Pancasila sebagai dasar negara jadi landasan kita agar terhindar dari paham radikal dan hal-hal negatif lainnya. Lima sila dalam Pancasila telah mengajarkan kita untuk selalu menghargai sesama, musyawarah untuk mufakat dan memiliki rasa keadilan,” kata Juliana.

Bacaan Lainnya

Dia juga menjelaskan UU ITE dan pasal-pasal yang bisa menjerat pelaku penyebar berita bohong.

Sebelumnya, Kepala Sekolah SMA N 21 Medan, Sunariyo SPd menyampaikan bahwa sekolah paling bungsu tersebut pada awalnya menumpang di SMA 14 Medan.

Kemudian sejak tahun 2004, SMA N 21 Medan sudah banyak meluluskan siswa dan diterima di berbagai perguruan tinggi negeri.

Pos terkait