Dalam acara podcast bertajuk ‘Bincang-bincang Santai’ yang dipandu reporter Media delegasi Muhammad Hendra Gustiawan tersebut, Azizul mengungkapkan bahwa pemahaman tentang tiga pilar tersebut menjadi kunci melestarikan Geopark Kaldera Toba.
Disebutkannya, BP-TCUGGp bekerja sama dengan berbagai pihak, secara bertahap mulai mengedukasi tentang pentingnya menjaga dan melestarikan kawasan Geopark Kaldera Toba kepada kalangan pelajar mulai dari tingkat usia dini hingga SMA.
Sebagai informasi, pada 6 September 2025, Geopark Kaldera Toba berhasil meraih kembali status green card dari UNESCO, yang merupakan predikat tertinggi bagi kawasan geopark dunia.
Status kartu hijau ini diraih setelah sebelumnya mendapatkan peringatan yellow card dari UNESCO.
Pihaknya berharap, capaian ini dapat menjadi batu loncatan atau momentum untuk melakukan kolaborasi pengelolaan Kaldera Toba ke arah yang lebih baik lagi, dan bisa lebih nyata memberikan manfaat bagi masyarakat lokal. D|Red






