Kelestarian Alam di Kawasan Geopark Kaldera Toba Perlu Terus Dijaga

Minggu, 28 September 2025 - 02:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

General Manager Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark Dr. Azizul Kholis, M.Si. Foto: Rio Tarigan

General Manager Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark Dr. Azizul Kholis, M.Si. Foto: Rio Tarigan

Medan-Mediadelegasi: Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark (BP-TCUGGp). menyatakan bahwa kelestarian alam di kawasan Geopark Kaldera Toba perlu terus dijaga supaya alam dan sejumlah situs geologi yang terdapat di dalamnya tidak rusak dan punah.

 

 

 

 

“Melestarikan dan merawat Geopark Kaldera Toba berarti melestarikan jati diri, budaya, kekayaan alam, dan masa depan bangsa,” kata General Manager BP-TCUGGp, Dr. Azizul Kholis saat menjadi narasumber podcast Mediadelegasi, di Medan, Jumat (26/9).

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya mengedukasi masyarakat terutama generasi muda di kawasan Danau Toba mengenai betapa spesialnya Danau Toba.

 

 

Generasi muda, lanjutnya, adalah agen perubahan penting untuk konservasi, pengembangan, dan pelestarian warisan geologi, budaya, dan keanekaragaman hayati yang berharga, serta untuk mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) dan perekonomian lokal.

BACA JUGA:  Gubernur Sumut Bobby Nasution Minta PKK Selaraskan Program Kerja dengan Visi dan Misi Presiden dan Kepala Daerah

 

 

Ditambahkannya, pemuda adalah salah satu stakeholder penting dalam upaya pengembangan geopark melalui tiga pilar, yaitu konservasi, edukasi, dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar.

 

 

 

“Edukasi membantu generasi muda memahami pentingnya melindungi kekayaan yang terdapat di kawasan Geopark Kaldera Toba untuk generasi mendatang,” ucap Azizul yang juga dosen dan peneliti Universitas Negeri Medan (Unimed) ini.

 

 

Dengan edukasi yang tepat, Azizul menyatakan optimis generasi muda dapat mengembangkan rasa memiliki dan memberikan dukungan penuh terhadap pengelolaan geopark, sehingga mendukung pelestarian dan pembangunan berkelanjutan.

 

 

 

Dalam acara podcast bertajuk ‘Bincang-bincang Santai’ yang dipandu reporter Media delegasi Muhammad Hendra Gustiawan tersebut, Azizul mengungkapkan bahwa pemahaman tentang tiga pilar tersebut menjadi kunci melestarikan Geopark Kaldera Toba.

BACA JUGA:  Pemkab Toba Terus Fasilitasi Mediasi Terkait Pengelolaan Pantai Pasifik

 

 

 

Disebutkannya, BP-TCUGGp bekerja sama dengan berbagai pihak, secara bertahap mulai mengedukasi tentang pentingnya menjaga dan melestarikan kawasan Geopark Kaldera Toba kepada kalangan pelajar mulai dari tingkat usia dini hingga SMA.

 

 

Sebagai informasi, pada 6 September 2025, Geopark Kaldera Toba berhasil meraih kembali status green card dari UNESCO, yang merupakan predikat tertinggi bagi kawasan geopark dunia.

 

 

Status kartu hijau ini diraih setelah sebelumnya mendapatkan peringatan yellow card dari UNESCO.

 

 

Pihaknya berharap, capaian ini dapat menjadi batu loncatan atau momentum untuk melakukan kolaborasi pengelolaan Kaldera Toba ke arah yang lebih baik lagi, dan bisa lebih nyata memberikan manfaat bagi masyarakat lokal. D|Red

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek LPJU Kota Medan Rp100 Miliar Lebih Disorot, Empat Kelompok Berebut Jadi Pemenang
LHKPN Jadi Tanda Tanya, Ini Rekam Jejak Kontroversi Kapolrestabes Medan
DPP Garda Kamtibmas Minta Dian Cina Dipindahkan ke Nusakambangan
Penunjukan Kadisdik Medan Disorot, Kasus BLUD Pirngadi Kembali Jadi Sorotan
Air Mata Ibu Pecah, Pelajar SMA Tewas Ditembak di Tengah Bentrokan Medan Labuhan
Mantan Kadis LH Tebing Tinggi Didakwa Korupsi BBM Bersubsidi Rp863 Juta
Kapolres Pelabuhan Belawan Terima Kunjungan PT Pelindo di Polres Pelabuhan Belawan
Dugaan Korupsi Medan Fashion Festival 2024: Eks Kadis Mengaku Ditekan Pimpinan hingga Rugikan Negara Rp1 Miliar
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:12 WIB

Proyek LPJU Kota Medan Rp100 Miliar Lebih Disorot, Empat Kelompok Berebut Jadi Pemenang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:28 WIB

LHKPN Jadi Tanda Tanya, Ini Rekam Jejak Kontroversi Kapolrestabes Medan

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:04 WIB

Penunjukan Kadisdik Medan Disorot, Kasus BLUD Pirngadi Kembali Jadi Sorotan

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:24 WIB

Air Mata Ibu Pecah, Pelajar SMA Tewas Ditembak di Tengah Bentrokan Medan Labuhan

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:41 WIB

Mantan Kadis LH Tebing Tinggi Didakwa Korupsi BBM Bersubsidi Rp863 Juta

Berita Terbaru