Keluarga Besar Solitd Rayakan Pelepasan Lampu Lampion

- Penulis

Senin, 14 Februari 2022 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga Besar Solitd di Cafe Sawah Rooftop Plaza Millenium. Foto: D|Ist

Keluarga Besar Solitd di Cafe Sawah Rooftop Plaza Millenium. Foto: D|Ist

Medan-Mediadelegasi:  Keluarga Besar Solidaritas Indonesia Tionghoa Demokrasi (Solitd) merayakan pelepasan lampu lampion bersama Danlanud Soewondo Kolonel Pnb Wastum dan Rektor Unika Rektor Unika Santo Thomas Medan, Prof Dr Drs Sihol Situngkir, MBA.

Acara silaturahmi perayaan Cap Go Meh dan pelepasan lampion tersebut berlangsung di Sawah Rooftop Plaza Millenium, Jl Kapten Muslim, Sabtu lalu.

Ketua Umum DPP Solitd Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu SH MSi menjelaskan, baru saja melaksanakan imlek. “Perayaan ini sangat penting bagi masyarakat Tionghoa di dunia, Indonesia dan khususnya di Sumatara Utara,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Cap Go Meh baru bisa dilaksanakan pada hari ke 15. “Tapi karena waktu, mungkin karena weekend, kita buat pada malam ini. Jadi Cap Go Meh ini sebenarnya dewa turun dari surga, yang mana memberikan kesejahteraan, kemakmuran dan juga kebahagiaan kepada orang orang kita yang percaya dan merayakannya,” Herri Zulkarnaen Hutajulu.

BACA JUGA:  Kalangan Milenial ARGANI Kagumi Lompatan Besar Bobby Nasution

Menurutnya, kegiatan ini menjadi budaya yang harus dikembangkan untuk dunia pariwisata. “Maka ini harus kita lestarikan secara terus menerus,” sebut Herri.

Upacara ini dirayakan secara rutin setiap tahunnya pada tanggal 15 bulan pertama menurut penanggalan bulan yang merupakan bulan pertama dalam setahun.

“Upacara ini harus dilakukan pada malam hari. Kebetulan kita percepat pada malam ini dan diharapkan tidak mengurangi makna dari Cap Go Meh itu,” jelasnya.

Menimpali itu, Sekjend DPP Solitd, Ferdinan Ghodang SE SH MH mengungkapkan, tradisi pemasangan lampion pada Festival Cap Go Meh ini konon terjadi pada tahun 180 Sebelum Masehi.

Dia menceritakan, Kaisar Han Wudi yang berkuasa pada masa Dinasti Han Barat naik tahta pada tanggal 15 bulan pertama Imlek.

Untuk merayakan penobatannya, Kaisar Han Wudi mengambil keputusan untuk menjadikan tanggal 15 bulan pertama sebagai hari raya lampion.

BACA JUGA:  BP TCUGGp Sumut Gandeng 12 Mitra Strategis

“Pada malam itu Kaisar berkebiasaan bertamasya keluar istana dan merayakan festival bersama rakyat. Pada tahun 104 Sebelum Masehi, Festival Cap Go Meh secara resmi dicantumkan sebagai hari raya nasional,” sebut Ferdinan yang juga Ketum Mitra TNI AU Lanud Soewondo itu.

Memasang lampion selain bermanfaat mengusir hama, juga tercipta pemandangan yang indah. Sedangkan untuk menakuti binatang perusak tanaman ditambah segala bunyi-bunyian, bermain barongsai serta arak-arakan tatung sebagai tolak bala.

“Jadi malam ini kita melepaskan lampion ke udara. Ini simbol sakral untuk melepaskan hal hal negatif di dalam diri. Biasanya setiap lampion yang diterbangkan berisikan doa dan harapan bagi setiap umat Buddha,” tutupnya.

Di temat yang sama, Danlanud Soewondo Kolonel Pnb Wastum merasa senang bisa turut berpartisipasi di acara lampion tersebut.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rico Waas Apresiasi Kinerja Jajaran, Pemko Medan Borong Dua Penghargaan Nasional
Komisi VIII Pastikan Kesiapan Layanan & Mitigasi Kedaruratan di Embarkasi Medan
Tekan Inflasi, Gubernur Bobby Kirim 1.050 Ton Cabai Merah ke Palangkaraya
Sosok Kajati Sumut Baru Muhibuddin
Pejabat Eselon Medan Dilantik, Wali Kota Beri Ultimatum Kinerja
Bobby Nasution: PORWASU 2026 Jadi Wadah Strategis Perkuat Sinergi Pemerintah dan Pers
Sinergi Demokrat – Kejati: Harmoni Penegakan Hukum Sumut
Narasi LLDIKTI 1 Dinilai Menggiring Opini, Pengurus Lama Diduga Dijadikan Kambing Hitam Konflik Yayasan Darma Agung

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 14:47 WIB

Rico Waas Apresiasi Kinerja Jajaran, Pemko Medan Borong Dua Penghargaan Nasional

Kamis, 23 April 2026 - 16:53 WIB

Komisi VIII Pastikan Kesiapan Layanan & Mitigasi Kedaruratan di Embarkasi Medan

Kamis, 23 April 2026 - 16:01 WIB

Tekan Inflasi, Gubernur Bobby Kirim 1.050 Ton Cabai Merah ke Palangkaraya

Selasa, 21 April 2026 - 18:22 WIB

Sosok Kajati Sumut Baru Muhibuddin

Jumat, 17 April 2026 - 14:47 WIB

Pejabat Eselon Medan Dilantik, Wali Kota Beri Ultimatum Kinerja

Berita Terbaru