Kembalikan Fungsi Lapangan Merdeka Medan Sebagai Alun-alun Kota

Jumat, 2 April 2021 - 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan-Mediadelegasi: Kota Medan merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia. Pesatnya pembangunan tampak terlihat di Ibukota Provinsi Sumatera Utara ini.

Contoh sudah banyaknya gedung pencakar langit yang berdiri kokoh menjadi pusat perkantoran, dan pusat perbelanjaan, bahkan menjadi pusat hunian.

Tidak hanya itu, volume kendaraan yang juga sudah sudah cukup padat tidak hanya menimbulkan kemacetan, tetapi juga menciptakan udara yang tidak sehat.

Pesatnya pembangunan dan semakin padatnya Kota medan, maka diperlukan Ruang Terbuka Hijau (RTH) agar udara di Kota Medan bisa lebih segar, bersih dan asri.

Salah satu yang perlu dilakukan Pemko Medan adalah, dengan mengembalikan fungsi lapangan merdeka sebagai alun-alun kota.

Hal ini diungkapkan salah satu tokoh pemuda yang juga berprofesi sebagai pengacara kondang di Kota Medan, Sastra, S.H., M.Kn, Jumat (2/4/2021) siang.

BACA JUGA:  Komisaris, Direksi, Karyawan Bank Sumut dan Mitra Kerja Tandatangani Pakta Integritas

“Menurut saya, Medan ini kan kota nomor tiga terbesar di Indonesia ya. Namun sayangnya sangat minim ruang terbuka hijaunya. Seharusnya Pemko Medan bersama DPRD Kota Medan setiap tahun nya bisa mengalokasikan APBD utk pembebasan (beli) lahan, untuk dijadikan RTH hutan kota, sehingga wajah kota Medan berubah dan jadi lebih segar, tidak seperti sekarang ini terlihat kumuh dan sumpek, dimana-mana bangunan bahkan diatas paritpun ada bangunan,” kata Sastra.

Bahkan, Sastra sangat mendukung niat Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, yang secara lisan informasinya menyetujui rencana pembebasan (beli) lahan, untuk dijadikan RTH dan Lapangan Merdeka dikembalikan fungsinya sebagai alun-alun kota.

BACA JUGA:  Irjen Panca Putra Tokoh Inspirasi Sumut 2022

“Kan Pemko Medan tinggal eksekusi aja. Saya kira pihak pengusaha juga sudah memperoleh keuntungan dari lokasi usaha Merdeka Walk tersebut. Sudah sepatutnya mereka menerima niat baik Pemerintah, untuk merelokasi Merdeka Walk ketempat lain demi kepentingan umum,” jelas Sastra.

“Warga Medan, termasuk saya berharap banyak kepada Pak Wali Kota Bobby Nasution, agar menata kembali Kota Medan menjadi kota metropolitan yang ramah lingkungan. Ini merupakan harapan kita bersama, semoga menjadi warisan kepada generasi mendatang anak cucu kita,” tandas Sastra.

D|red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!

Selasa, 15 September 2026 - 14:31 WIB

BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal

Berita Terbaru