Kementerian Perumahan Siapkan Bantuan Hunian untuk Korban Banjir Bandang Sumatera

Selasa, 9 Desember 2025 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman menyiapkan 500 Rumah Instan Sederhana Sehat untuk korban banjir Sumatera sesuai arahan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Foto: Ist.

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman menyiapkan 500 Rumah Instan Sederhana Sehat untuk korban banjir Sumatera sesuai arahan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (KemenPera) bergerak cepat menyiapkan bantuan hunian bagi para korban bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, yang akrab disapa Ara, menyatakan kesiapan penuh kementeriannya untuk mendukung pemerintah daerah dalam menangani dampak bencana ini.

“Saat ini, para direktur jenderal kami sedang berada di lapangan untuk memetakan kebutuhan hunian masyarakat yang terdampak,” ujar Ara dalam keterangan persnya di Jakarta, Kamis (4/12/2025). Ia menyebutkan bahwa Dirjen Tata Kelola Pengendalian Risiko (TKPR) berada di Sumatera Utara, Dirjen Perumahan Perdesaan di Aceh, dan Dirjen Kawasan Permukiman yang baru kembali dari Sumatera Barat.

Ara menegaskan bahwa KemenPera siap mendampingi pemerintah daerah dalam proses relokasi warga terdampak, meskipun penetapan lokasi relokasi merupakan kewenangan pemerintah daerah. “Kami akan membantu pemda dengan pengalaman teknis kami, memastikan lokasi yang diusulkan aman, dekat dengan fasilitas penting seperti sekolah, rumah sakit, pasar, dan akses kerja warga,” jelasnya.

BACA JUGA:  Dua Menteri Tinjau Layanan PBG di Medan, Bobby Nasution Kawal Program Perumahan Prabowo di Sumut

Untuk mempercepat penanganan kebutuhan hunian, KemenPera telah menyiapkan stok Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) yang siap dikirimkan ke lokasi bencana. “Di Medan, kami memiliki lebih dari 400 unit RISHA yang siap, dan di Bandung sekitar 100 unit. Jika diperlukan, kami siap menambah sesuai kebutuhan di lapangan,” kata Ara.

RISHA merupakan solusi hunian cepat bangun yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mendesak akan tempat tinggal yang layak bagi korban bencana. Dengan sistem modular, RISHA dapat dibangun dengan cepat dan efisien, sehingga mempercepat proses pemulihan pasca-bencana.

Selain itu, Ara juga menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah dalam penanganan bencana ini. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait sesuai arahan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.

“Kami memastikan semua langkah berjalan cepat dan terkoordinasi, agar masyarakat terdampak segera mendapatkan hunian yang aman dan layak,” ujarnya. Ara juga telah mengirimkan tiga direktur jenderal KemenPera untuk mengecek langsung kondisi rumah-rumah warga yang terdampak bencana di Sumatera.

BACA JUGA:  Dugaan Pemerasan, Bupati Tulungagung Terjaring OTT KPK

Dengan langkah-langkah ini, KemenPera berharap dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir bandang dan membantu mereka untuk segera kembali membangun kehidupan yang lebih baik. Bantuan hunian ini diharapkan dapat menjadi awal dari proses pemulihan yang berkelanjutan bagi wilayah-wilayah yang terkena dampak bencana.

KemenPera juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Partisipasi aktif masyarakat dalam proses pemulihan juga sangat diharapkan agar penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Semoga bantuan ini dapat memberikan harapan baru bagi para korban banjir bandang di Sumatera dan mempercepat proses pemulihan wilayah yang terdampak. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPK Tetapkan Isma Yatun Sebagai Ketua Masa Jabatan 2026–2031
Bakom Sebut Penyadapan Presiden Prabowo oleh Listyo Sigit Cs Ancam Keamanan dan Makar
Bahlil Bantah Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo Minta Polri Usut Pembuat Hoaks
Mendagri Tito Minta Aceh, Sumut, dan Sumbar Kembali Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana
Kepala BIN Sebut Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo Mengarah Pada Tindakan Makar
DPR Belum Sikapi Usulan Pemakzulan Gibran, Dasco: Tunggu Putusan Lengkap MA
Mabes Polri Banjir Karangan Bunga Dukungan Usut Penyadapan Presiden Prabowo
Pemerintah Perluas Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu Mulai 2027
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 17:06 WIB

BPK Tetapkan Isma Yatun Sebagai Ketua Masa Jabatan 2026–2031

Sabtu, 7 November 2026 - 13:47 WIB

Bakom Sebut Penyadapan Presiden Prabowo oleh Listyo Sigit Cs Ancam Keamanan dan Makar

Sabtu, 7 November 2026 - 11:44 WIB

Bahlil Bantah Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo Minta Polri Usut Pembuat Hoaks

Sabtu, 7 November 2026 - 10:45 WIB

Mendagri Tito Minta Aceh, Sumut, dan Sumbar Kembali Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

Jumat, 6 November 2026 - 16:23 WIB

Kepala BIN Sebut Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo Mengarah Pada Tindakan Makar

Berita Terbaru