Kisah Pilu Timotius, Tertimbun Tanah Longsor Jelang Natal

- Penulis

Rabu, 23 Desember 2020 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timotius Sigalingging Bocah 9 Tahun yang menjadi korban tertimbun tanah longsor dan rumah mereka yang rusak parah

Timotius Sigalingging Bocah 9 Tahun yang menjadi korban tertimbun tanah longsor dan rumah mereka yang rusak parah

Samosir-Mediadelegasi: Timotius Sigalingging, bocah yatim umur 9 tahun, anak almarhum Josua Sigalingging, yang kini tinggal bersama ibunya Erita Silaban di Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, terpaksa harus merasakan kepiluan ditimbun tanah longsor.  

Mirisnya  lagi, menjelang  Natal dan Tahun Baru 2020, persisnya, Selasa (22/12/2020) malam, sekira pukul 22:30 WIB, Timotius dan ibunya Erita Silaban serta 2 saudara kandungnya, harus berjuang untuk menyelematkan diri dari bencana tanah longsor yang menimbun rumah mereka.     

Bahkan Timotius menjadi korban terparah, tangannya sebelah kiri patah dan tubuh penuh luka bahkan pingsan diakibatkan sekujur tubuhnya, kecuali di bagian kepala tertimbun tanah longsor, hingga harus dilarikan warga ke rumah sakit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa malang itupun, Erita Silaban sudah mengalami firasat yang kurang baik, “Mulai dari pukul sembilan saya sudah gelisah dan perasaan tidak enak, saya keluar masuk kamar berulang kali. Kemudian pada pukul sepuluh saya dengar suara dinding rumah saya berderak,” ungkapnya

BACA JUGA:  Vandiko-Ariston Solid Dukung Bobby-Surya di Pilgub Sumut

Begitu mendengar suara dinding yang berderak didorong lonsoran tanah Erita pun langsung berupaya menyelematkan diri dan anak-anaknya. “Sontak saya bergegas mengajak anak-anak saya dan menarik tangan anak saya yang paling bungsu keluar kamar,” ungkap ibu anak itu.

Begitu keluar dari pintu kamar, terang Erita, dinding rumah terlihat langsung runtuh. “Karena kejadiannya begitu cepat dan Timotius  yang masih tertidur lelap akhirnya tertimbun tanah longsor, ketika itu saya melihat hanya kepala anak saya yang tidak ikut tertimbun,” ungkapnya sedih, sambil tangannya sesekali menyaka air mata di pipinya.

Kondisi yang memprihatinkan Timotius ketika itu pun, membuat panik. “Saya berteriak minta tolong sangat kuat, saya lihat anak saya Timotius sudah pingsan, lalu saya berlari ke rumah tetangga (Sitanggang-red) minta tolong agar mengeluarkan anak saya dari timbunan longsor itu,” ucap Erita Silaban yang sudah tiga tahun ditinggal almarhum suaminya itu.

BACA JUGA:  Pembangunan Penggantian Jembatan Aek Tano Ponggol Resmi Dimulai

Mendengar hal itu, warga lalu beramai-ramai datang menyelamatkan Timotius Sigalingging dari timbunan longsor tersebut dan langsung melarikanya ke Rumah Sakit Umum Hadrianus Sinaga untuk mendapatkan perawatan.

Menyikapi itu, Timbul Sigalingging (52) warga setempat yang merupakan abang kandung dari  alm Josua Sigalingging berharap ada yang tergerak untuk memberikan bantuan. “Saya berharap ada orang yang mau membantu kami, khususnya dari punguan Raja Sitempang yang tau kabar ini,” harapnya.

Setidaknya, sambung Timbul Sigalingging, bantuan itu dapat mengurangi kepedihan dan kepiluan, bagi Timotius dan saudara-saudaranya, yang mana menjelang Natal dan Tahun Baru 2020 ini, syogianya gembira namun kini diselimuti rasa pilu dan sedih.

Pantaua Mediadelegasi, kejadian itu mengakibatkan, rumah Erita Silaban mengalami kerusakan yang cukup parah dan tidak layak untuk ditempati lagi sehingga terpaksa harus melakukan pembongkaran dan perbaikan. Bahkan Untuk sementara, Erita Silaban bersama ketiga orang anaknya tinggal dirumah saudaranya. D|Sam-JS

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid
Tragedi Siswa Gantung Diri di Simanindo, Komnas PA Samosir Ungkap Dugaan Bullying Dipicu Curhat Ekonomi di Medsos
Empat Ranperda Samosir Disodorkan Bupati Vandiko ke DPRD
Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam
Peringati HPN ke-80 di Samosir, Bupati Vandiko Gultom: Pemerintah Tidak Alergi Kritik!
Calendar of Event Sumut 2026 Diluncurkan
Musrenbang RKPD Kabupaten Samosir Tahun 2027
Wakil Bupati Samosir Hadiri Partangiangan Bonataon PPTSB Cabang Samosir 2

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 17:40 WIB

Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid

Kamis, 2 April 2026 - 13:59 WIB

Tragedi Siswa Gantung Diri di Simanindo, Komnas PA Samosir Ungkap Dugaan Bullying Dipicu Curhat Ekonomi di Medsos

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:37 WIB

Empat Ranperda Samosir Disodorkan Bupati Vandiko ke DPRD

Senin, 16 Februari 2026 - 23:28 WIB

Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:10 WIB

Peringati HPN ke-80 di Samosir, Bupati Vandiko Gultom: Pemerintah Tidak Alergi Kritik!

Berita Terbaru

Foto: Suasana di salah satu jalanan di wilayah Jakarta Selatan yang tergenang banjir akibat hujan deras dan luapan Kali Krukut. Sebanyak 12 RT di kawasan Petogogan tercatat terendam air dengan ketinggian mencapai sekitar 20 cm.

Nasional

Hujan Deras Guyur Jakarta, 12 RT di Jaksel Terendam Banjir

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:07 WIB

Foto: Suasana saat proses pemeriksaan dan penempatan khusus (patsus) terhadap Kompol DK di lingkungan Polda Sumatera Utara.

Sumatera Utara

Video Diduga Pakai Narkoba Viral, Kompol DK Ditempatkan di Patsus

Kamis, 30 Apr 2026 - 15:16 WIB