Balige-Mediadelegasi: Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) menyatakan senantiasa siap bersinergi dengan berbagai institusi dalam upaya mendukung program penguatan pencegahan penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang (Narkoba) di kalangan pelajar, termasuk di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
“Kami (KMDT) memang ingin memberi sumbangsih bagi negeri ini agar terbebas dari narkoba,” kata Ketua Umum DPP KMDT Edison Manurung di sela mengikuti seminar pendidikan dalam rangka Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2023 yang berlangsung di aula asrama Yayasan Tunas Bangsa Soposurung SMA Negeri 2 Balige, Kabupaten Toba, Selasa (21/11).
Bersamaan dengan jadwal kegiatan penyelenggaraan seminar pendidikan itu, pada hari yang sama juga dilaksanakan Aksi Bersih-Bersih bersama KMDT dan para pelajar SMA dan SMK se-kawasan Danau Toba dalam rangka mendukung perhelatan Kejuaraan Dunia Jetski atau Aquabike Jetski World Championship pada 22-26 November 2023.
Menurut mantan fungsionaris DPP KNPI era awal tahun 2000 ini, masalah penyalahgunaan Narkoba merupakan fenomena yang kompleks dan multidimensi atau terkait dengan seluruh aspek kehidupan, termasuk aspek kesehatan, hukum, sosial dan ekonomi.
Ancaman nyata dari kasus penyalahgunaan Narkoba, lanjut dia, terlihat ketika penggunaan Narkoba oleh para generasi muda disalahgunakan dan terus berkembang.
Pemuda yang diharapkan menjadi pemimpin dan penerus bangsa Indonesia, kata Edison, jika terus melakukan penyimpangan sosial dengan menyalahgunakan Narkoba, maka berpotensi berdampak pada hilangnya generasi bangsa atau “lost generation” di masa yang akan datang.
Mencermati dampak buruk dari penyalahgunaan Narkoba tersebut, kata Edison, pengurus KMDT di tingkat pusat maupun daerah berkomitmen untuk ikut ambil bagian dalam upaya pencegahan dan penanganan korban penyalahgunaan Narkoba.
“KMDT juga berencana membangun pusat rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan Narkoba di kawasan Danau Toba,” tambahnya.
Rencana pembangunan pusat rehabilitasi Narkoba tersebut, menurut dia, sejalan dengan visi, misi dan program KMDT yang salah satunya fokus pada pengembangan SDM unggul, termasuk diantaranya mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.
“Kita harus bersama-sama menyelamatkan masyarakat kita dari narkoba, terlebih kaum remaja atau milenial. Untuk itu, upaya pencegahan perlu dioptimalkan agar generasi muda bisa membentengi diri dari pengaruh buruk narkoba,” paparnya.
Pada kesempatan itu, Edison menyatakan sependapat dengan pernyataan Kadis Pendidikan Sumut Asren Nasution mengenai pentingnya membangun kesadaran bersama terhadap bahaya narkoba.
Sebelumnya, Kadis Pendidikan Sumut Asren Nasution pada saat acara pembukaan seminar pendidikan di sekolah unggulan SMA Negeri 2 Balige, mengatakan pihak sekolah juga mempunyai tanggung jawab untuk membantu mengoptimalkan pencegahan di lingkungan satuan pendidikan masing-masing.
Terkait hal itu, ia mengajak segenap jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Sumut agar selalu berperan aktif melakukan sosialisasi, serta membangun kesadaran bersama terhadap bahaya narkoba.
Dikatakan Asren, pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Seluruh masyarakat, termasuk generasi muda juga harus peduli dan membantu memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan seminar pendidikan tersebut turut diisi dengan acara pengukuhan sekolah Bersih Narkoba (Bersinar) se Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIIII Provinsi Sumut. D|Red







Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good.
Can you be more specific about the content of your article? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me.