KMDT Dukung Penuh Program Prioritas Gubernur Sumut Bobby Nasution

Kamis, 6 Maret 2025 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum DPP Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) Edison Manurung, SH MM (kiri) bersama Gubernur Sumut Bobby Nasution (kanan). Foto: dok-KMDT

Ketua Umum DPP Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) Edison Manurung, SH MM (kiri) bersama Gubernur Sumut Bobby Nasution (kanan). Foto: dok-KMDT

Jalarta-Mediadelegasi: Ketua Umum DPP Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) Edison Manurung, SH, MM menegaskan pihaknya mendukung penuh program prioritas pembangunan yang dicanangkan oleh Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution, khususnya di kawasan Danau Toba.

 

‘Kami mendukung sepenuhnya semua visi besar Gubernur Sumut Bapak Bobby Nasution untuk mewujudkan program-program prioritas pembangunan dalam lima tahun ke depan,’ kata Edison dalam keterangannya kepada Mediadelegasi, di Jakarta, Kamis (6/3).

 

Edison memastikan lima program prioritas pembangunan ditambah satu program khusus yang akan direalisasikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut di bawah kepemimpinan Bobby Nasition akan menyentuh langsung dengan kebutuhan masyarakat, diantaranya sumber daya manusia (SDM), kesehatan, ketahanan pangan dan infrastruktur.

 

Sebab, ia menilai, realisasi dari seluruh program prioritas pembangunan tersebut sangat dinanti oleh masyarakat, termasuk masyarakat di kawasan Danau Toba yang tersebar di tujuh kabupaten.

BACA JUGA:  Kementerian Koperasi Luncurkan Program Koperasi Merah Putih untuk Desa

 

Terkait peran masyarakat, menurut mantan Staf Khusus Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI itu, masyarakat dapat secara berkala mengevaluasi kebijakan dan program kepala daerah sesuai dengan janji politiknya.

 

Khusus dalam konteks pembangunan dan pengembangan pariwisata Danau Toba, Edison menyatakan yakin Gubernur Sumut Bobby Nasution juga akan memberi perhatian penuh terhadap berbagai aspek, antara lain daya tarik wisata, aksesibilitas, prasarana dan sarana, dan masyarakat.

 

“Pariwisata Danau Toba bila terus dikembangkan akan mampu mendorong pertumbuhan perekonomian, menciptakan lapangan kerja serta berpeluang memberikan kontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal,” paparnya.

 

Sejalan dengan hal tersebut, Edison mengingatkan pentingnya komitmen bersama dan kolaborasi Pemerintah pusat serta provinsi dan tujuh pemerintah kabupaten yang wilayahnya berada di destinasi pariwisata super prioritas tersebut.

BACA JUGA:  Pesawat Cessna Mendarat Darurat di Sawah Karawang, Diduga Akibat Cuaca Buruk, Seluruh Awak Selamat

 

‘Membangun dan mengembangkan pariwisata Danau Toba harus dilakukan secara keseluruhan, tidak bisa secara parsial karena muara dari pembangunan adalah untuk kesejahteraan masyarakat, ‘ tuturnya.

 

Sebagai informasi, pengembangan kawasan Danau Toba sebagai destinasi pariwisata super prioritas termuat dalam Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Danau Toba dan Sekitarnya.

 

Peraturan tersebut berisikan tentang aspek pembangunan dan pengembangan kawasan pariwisata Danau Toba. D/Red

 

Baca artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Ditetapkan Tersangka Pemerasan dan TPPU
Komisi XIII DPR Panggil Ombudsman dan Pengelola Lapas Cibinong soal Dugaan Klaster Mewah
Jaksa Agung Rotasi 16 Pejabat Kejagung, Kajari Jakpus Jaksel Jakut Berganti
Tom Lembong Hadiri Sidang Nadiem: Hakim dan Jaksa Tertekan, Sistem Peradilan Belum Kondusif
KPK Geledah Kanwil BPN Jawa Timur, Temukan Uang di BPN Mojokerto, 8 Tersangka Suap HGB Bogor
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun Penjara di Tingkat Banding Kasus Chromebook
Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Dalami Dugaan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
Roy Suryo Ajukan Eksepsi, Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi Dinilai Cacat Hukum
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 16:01 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Ditetapkan Tersangka Pemerasan dan TPPU

Jumat, 25 September 2026 - 14:50 WIB

Komisi XIII DPR Panggil Ombudsman dan Pengelola Lapas Cibinong soal Dugaan Klaster Mewah

Kamis, 24 September 2026 - 17:26 WIB

Tom Lembong Hadiri Sidang Nadiem: Hakim dan Jaksa Tertekan, Sistem Peradilan Belum Kondusif

Kamis, 24 September 2026 - 16:58 WIB

KPK Geledah Kanwil BPN Jawa Timur, Temukan Uang di BPN Mojokerto, 8 Tersangka Suap HGB Bogor

Kamis, 24 September 2026 - 13:48 WIB

Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 9 Tahun Penjara di Tingkat Banding Kasus Chromebook

Berita Terbaru