Kondisi Terkini Paus Fransiskus yang Dinyatakan Kritis

- Penulis

Selasa, 25 Februari 2025 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ist

Foto: ist

Vatikan-Mediadelegasi: Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi Gereja Katolik, masih dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Gemelli, Roma, setelah didiagnosis mengalami pneumonia dan gagal ginjal ringan. Meskipun kondisi kesehatannya sedikit membaik pada Senin (24/2/2025), dokter tetap memberikan prognosis yang hati-hati karena risiko komplikasi yang dapat terjadi.
Vatikan menyatakan bahwa Paus tidak lagi mengalami serangan asma seperti yang terjadi sebelumnya, dan beberapa hasil laboratorium menunjukkan perbaikan. Namun, perawatan oksigen masih terus diberikan untuk memastikan fungsi pernapasannya tetap stabil.

“Insufisiensi ginjal ringan yang didiagnosis pada hari Minggu tidak menjadi perhatian utama saat ini, tetapi kami tetap memantau kondisinya secara ketat,” demikian pernyataan resmi Vatikan, dilansir The Guardian.Meskipun dalam kondisi kesehatan yang menurun, Paus Fransiskus tetap menjalankan tugas spiritualnya. Pada Senin, ia menerima video dari Gereja Keluarga Kudus di Gaza dan kemudian menelepon paroki tersebut, kebiasaan yang telah dilakukannya setiap hari sejak 9 Oktober 2023.

Adapun Paus Fransiskus telah dirawat di Rumah Sakit Gemelli sejak 14 Februari setelah mengalami infeksi saluran pernapasan yang berkembang menjadi pneumonia di kedua paru-parunya. Dalam pengumuman awal, Vatikan menyatakan bahwa Paus menerima terapi oksigen aliran tinggi melalui kanula hidung tetapi tetap dalam kondisi sadar dan memiliki orientasi yang baik.

BACA JUGA:  Boneka Labubu Viral! Saham Pop Mart Melonjak Drastis dan Diburu Investor

Di tengah meningkatnya kekhawatiran global akan kesehatannya, ribuan umat Katolik di seluruh dunia menggelar doa bersama. Di Lapangan Santo Petrus, papan elektronik besar menampilkan pesan ajakan doa untuk kesembuhan Paus, dan pada Senin malam, doa khusus dipimpin oleh Sekretaris Negara Vatikan, Kardinal Pietro Parolin.

Sebelumnya, kondisi Paus sempat menunjukkan perbaikan hingga Sabtu. Namun, pada hari itu, ia kembali diberikan oksigen tambahan dan transfusi darah setelah mengalami serangan asma yang berkepanjangan serta rendahnya jumlah trombosit dalam darahnya.

Pada Jumat, dokter menyatakan bahwa Paus belum sepenuhnya keluar dari masa kritis dan kemungkinan besar akan tetap dirawat di rumah sakit setidaknya selama satu minggu lagi. Salah satu risiko utama yang diwaspadai adalah sepsis, infeksi darah serius yang bisa terjadi akibat komplikasi pneumonia.

Dokter kepala di Rumah Sakit Gemelli, Sergio Alfieri, menegaskan bahwa Paus masih dalam pemantauan intensif dan tidak akan dipulangkan sebelum kondisinya benar-benar stabil.

BACA JUGA:  Dijual di Indonesia 28 Maret, Berikut Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy A36 dan Galaxy A56

“Kami perlu memastikan bahwa beliau benar-benar melewati fase kritis ini sebelum dipulangkan. Jika beliau pulang terlalu cepat, beliau pasti akan langsung kembali bekerja, dan itu bisa memperburuk kondisinya,” kata Alfieri.

“Paus bukanlah orang yang mudah menyerah, tetapi kami harus memastikan kesehatannya lebih dulu.”Menurut Alfieri, Paus menyadari kondisi kesehatannya yang memburuk dan bahkan secara pribadi meminta para dokter untuk menyampaikan pesan kepada umat Katolik di seluruh dunia bahwa dirinya dalam keadaan “berada dalam bahaya”.

Dalam pesan yang dipublikasikan sebagai pengganti doa Angelus Mingguan yang biasanya disampaikan dari jendela Basilika Santo Petrus, Paus Fransiskus menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para dokter dan perawat yang merawatnya.

“Saya dengan penuh kepercayaan menjalani perawatan di Rumah Sakit Gemelli, menjalani terapi yang diperlukan – dan istirahat juga merupakan bagian dari pengobatan,” katanya.D,|Red

Baca artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Dairi Wahyu Daniel Sagala Paparkan Progres Nyata Pembangunan Infrastruktur
Divonis 4 Bulan Penjara, Wakil Gubernur Hellyana Ajukan Banding
Memimpin, Bukan Memanejeri Belajar dari Alex Ferguson dan Michael Moritz untuk Menguatkan Organisasi Kemasyarakatan Berbasis Genealogis di Indonesia
Aktor Park Dong Bin Meninggal Dunia, Sosok di Balik Viral ‘Meme Jus’
Helikopter PK CFX Jatuh di Sekadau, Delapan Jiwa Melayang di Hutan Rimba
Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tapi Penjaga Hak Pekerja
PSSI Sumut Gandeng AAFI, 26 Peserta Lulus Kursus Pelatih Futsal Nasional di Medan
Spektrum Letusan Semeru, Sembilan Erupsi Beruntun Sabtu Pagi

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:28 WIB

Wabup Dairi Wahyu Daniel Sagala Paparkan Progres Nyata Pembangunan Infrastruktur

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:20 WIB

Divonis 4 Bulan Penjara, Wakil Gubernur Hellyana Ajukan Banding

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:22 WIB

Memimpin, Bukan Memanejeri Belajar dari Alex Ferguson dan Michael Moritz untuk Menguatkan Organisasi Kemasyarakatan Berbasis Genealogis di Indonesia

Kamis, 30 April 2026 - 14:12 WIB

Aktor Park Dong Bin Meninggal Dunia, Sosok di Balik Viral ‘Meme Jus’

Jumat, 17 April 2026 - 14:17 WIB

Helikopter PK CFX Jatuh di Sekadau, Delapan Jiwa Melayang di Hutan Rimba

Berita Terbaru

Divonis 4 Bulan Penjara, Wakil Gubernur Hellyana Ajukan Banding. (Foto:Ist)

Uncategorized

Divonis 4 Bulan Penjara, Wakil Gubernur Hellyana Ajukan Banding

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:20 WIB