Jakarta-Mediadelegasi: Kontestasi Anggaran MBG kembali mengemuka setelah Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, membantah tudingan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) memotong anggaran pendidikan. Ia menegaskan, penganggaran MBG telah dibahas dan disetujui bersama antara pemerintah dan DPR sejak penyusunan APBN 2025 hingga 2026.
Kontestasi Anggaran MBG Disorot Lintas Fraksi DPR
Menurut Habiburokhman, seluruh fraksi di DPR menyetujui postur APBN tersebut, termasuk Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Ia menyebut persetujuan itu tertuang secara resmi dalam dokumen anggaran negara.
“Bahwa anggaran MBG dibahas dan disetujui bersama antara pemerintah dan DPR sejak 2025 dan 2026, sebagaimana tertuang dalam APBN. Seluruh fraksi bulat termasuk Adian Napitupulu menyetujui APBN tersebut,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).
Ia juga menjelaskan, masuknya MBG dalam komponen anggaran pendidikan memiliki dasar kuat. Pasalnya, penerima manfaat program tersebut adalah para siswa yang menjadi bagian integral dari sistem pendidikan nasional.
Habiburokhman menekankan, tidak ada pos anggaran prioritas pendidikan yang dihapus demi membiayai MBG. Menurutnya, yang dilakukan pemerintah justru merasionalisasi kegiatan yang dinilai tidak efisien serta rawan penyimpangan.
Baca Juga : https://mediadelegasi.id/rompi-oranye-khas-tahanan-kpk-untuk-bupati-pekalongan/
Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk fokus mengawasi pelaksanaan program agar tidak terjadi penyalahgunaan anggaran. “Persetujuan anggaran sudah berlalu, sekarang tinggal kita awasi implementasinya,” katanya.








