Pekalongan Heboh, KPK Tangkap Bupati Fadia Arafiq

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (Kiri) Terjaring OTT KPK. Foto: Ist.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (Kiri) Terjaring OTT KPK. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: KPK kembali menunjukkan keberaniannya dalam memberantas korupsi dengan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) secara diam-diam di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah. Operasi ini berlangsung secara tertutup dan berhasil mengamankan sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam praktik korupsi, termasuk Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.

Operasi Senyap di Pekalongan: Bupati Terjaring

Konfirmasi resmi mengenai OTT ini disampaikan oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. Dalam pernyataannya, Budi menyebutkan bahwa kegiatan penyelidikan dilakukan secara tertutup dan pihaknya berhasil mengamankan beberapa orang di lokasi kejadian. Salah satu yang ditangkap adalah Fadia Arafiq, yang saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh tim KPK.

Budi Prasetyo belum merinci secara lengkap terkait perkara yang melatarbelakangi penangkapan ini. Ia hanya menyebutkan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan pihaknya akan mengumumkan perkembangan terbaru setelah proses pemeriksaan selesai. Ia juga menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya KPK dalam memberantas praktik korupsi di tingkat pemerintah daerah.

BACA JUGA:  Denny Indrayana Laporkan Seluruh Komisioner KPU ke DKPP

Menurut informasi yang dihimpun, operasi ini dilakukan di wilayah Pekalongan dan sekitarnya pada hari Selasa (3/3/2026). Tim KPK membawa beberapa orang yang diamankan ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih mendalam. Proses ini dilakukan secara ketat agar tidak mengganggu jalannya penyidikan dan memastikan keadilan tetap terjaga.

Fadia Arafiq sendiri diketahui menjabat sebagai Bupati Pekalongan sejak beberapa tahun terakhir. Ia dikenal aktif dalam berbagai kegiatan pembangunan daerah dan memiliki reputasi yang cukup baik di mata masyarakat. Namun, penangkapan ini tentu menjadi pukulan besar bagi citra dirinya dan pemerintah daerah Pekalongan secara umum.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/dirjen-pu-mundur-usai-temuan-bpk/

KPK menyatakan akan terus melakukan langkah-langkah tegas terhadap pejabat yang terbukti terlibat praktik korupsi. Operasi OTT ini menjadi bukti nyata bahwa tidak ada tempat bagi koruptor untuk bersembunyi, apapun posisi dan jabatannya. Pihak berwenang menegaskan komitmen mereka untuk menegakkan hukum secara adil dan transparan.

BACA JUGA:  Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Puan Maharani Minta Pemerintah dan BI Segera Antisipasi

Sementara itu, masyarakat Pekalongan dan sekitarnya dihebohkan oleh kabar penangkapan ini. Banyak yang berharap agar proses hukum berjalan dengan adil dan transparan. Mereka juga menuntut agar KPK terus mengusut tuntas kasus ini dan tidak memberi ruang bagi praktik korupsi untuk berkembang.

KPK juga mengingatkan pejabat lain agar tidak mencoba-coba melakukan praktik serupa. Mereka menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan operasi serupa di berbagai daerah. Langkah ini diambil demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan penegakan hukum di Indonesia.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pemberantasan korupsi harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. KPK berjanji akan terus bekerja keras dan tidak akan berhenti sampai para pelaku korupsi di Indonesia mendapatkan hukuman yang setimpal. Semoga keadilan benar-benar ditegakkan dan praktik korupsi bisa diminimalisir di masa mendatang. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Satu tanggapan untuk “Pekalongan Heboh, KPK Tangkap Bupati Fadia Arafiq”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Bantah Video Jemput Paksa Nusron Wahid: Penyidik Siapkan Panggilan Ulang
Dirjen Imigrasi Pastikan Menteri ATR Nusron Wahid Sudah Kembali ke Indonesia Usai dari Singapura
KPK Surati Panglima TNI Soal Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB yang Libatkan Oknum Prajurit
Tim Advokasi Hadiri Gelar Perkara Bareskrim Polri Terkait Suket Penyetaraan Ijazah Gibran
PDIP Bantah Operasi Politik Ijazah Jokowi: Pembuktian Cukup Tunjukkan Dokumen Asli
KMP Batu Mandi Terbakar di Merak: ASDP Ungkap Kronologi dan Sampaikan Permohonan Maaf
Tersangka Blackout Batam-Bintan Ditangkap: 4 Petugas PLN dan 1 Kontraktor Jadi Tersangka
Demo di Tugu Tani: Aliansi Mahasiswa Bawa 5 Tuntutan, dari Karhutla hingga Biaya Pendidikan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:34 WIB

KPK Bantah Video Jemput Paksa Nusron Wahid: Penyidik Siapkan Panggilan Ulang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Dirjen Imigrasi Pastikan Menteri ATR Nusron Wahid Sudah Kembali ke Indonesia Usai dari Singapura

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:10 WIB

KPK Surati Panglima TNI Soal Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB yang Libatkan Oknum Prajurit

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Tim Advokasi Hadiri Gelar Perkara Bareskrim Polri Terkait Suket Penyetaraan Ijazah Gibran

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:03 WIB

KMP Batu Mandi Terbakar di Merak: ASDP Ungkap Kronologi dan Sampaikan Permohonan Maaf

Berita Terbaru