Kopdes Merah Putih: Pembangunan Sudah Berjalan 8 Persen

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara, Naslindo Sirait. (Foto:Ist)

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara, Naslindo Sirait. (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi: Program strategis nasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Provinsi Sumatera Utara kini mulai memasuki babak baru. Setelah melalui fase inisiasi, proyek besar ini tengah memfokuskan diri pada pembangunan fisik berupa gerai dan gudang sebagai pusat ekonomi desa.

Berdasarkan data terbaru hingga pertengahan Januari 2026, progres pembangunan fisik di lapangan secara akumulatif telah menyentuh angka 8,64 persen. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara, Naslindo Sirait, mengonfirmasi bahwa aktivitas konstruksi terus dipacu di berbagai titik kabupaten dan kota.

Hingga saat ini, tercatat sudah ada lebih dari 500 unit gerai dan gudang yang telah melewati proses groundbreaking atau peletakan batu pertama. Kehadiran infrastruktur ini menjadi sangat krusial karena akan berfungsi sebagai pusat distribusi dan pemasaran produk-produk unggulan masyarakat desa di seluruh wilayah Sumut.

Progres Pembangunan Gerai Kopdes Merah Putih Capai 8%

Naslindo merincikan bahwa dari total 6.100 Kopdes Merah Putih yang telah terbentuk di Sumatera Utara, sebanyak 527 di antaranya sudah mulai terlihat wujud fisiknya. Angka ini dianggap sebagai awal yang positif untuk menggerakkan roda ekonomi kerakyatan di tingkat akar rumput.

BACA JUGA:  28 Persen Sentimen Negatif Terkait Banjir Sumatera-Aceh, DIR: Berpotensi Jadi Krisis Kepercayaan

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sendiri telah menetapkan target ambisius untuk merampungkan seluruh fasilitas pendukung koperasi tersebut pada bulan Maret 2026 mendatang. Naslindo menegaskan bahwa pihaknya berupaya keras agar operasional penuh dapat segera dinikmati oleh masyarakat sesuai jadwal.

Namun demikian, Dinas Koperasi dan UKM mengakui adanya dinamika di lapangan yang berpotensi memengaruhi lini masa pembangunan. Salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh beberapa pengurus koperasi di daerah adalah pemenuhan syarat ketersediaan lahan untuk lokasi pembangunan.

Baca juga : https://mediadelegasi.id/lhkpn-bukti-penyelenggara-negara-akuntabel/

Naslindo mengungkapkan bahwa setiap unit gerai dan gudang membutuhkan lahan setidaknya seluas 1.000 meter persegi. Persoalan administrasi lahan dan pembebasan tanah di tingkat desa inilah yang terkadang membuat jadwal pengerjaan bergeser dari estimasi awal yang telah ditetapkan.

Meskipun menghadapi kendala lahan, komitmen pemerintah untuk mengawal program ini tetap teguh. Naslindo menyatakan bahwa pembangunan fisik akan terus “dikebut” semaksimal mungkin, mengingat Kopdes Merah Putih merupakan program nasional yang mendapatkan atensi khusus dari pemerintah pusat.

Dari data Kabupaten Langkat dan Kabupaten Karo menjadi daerah dengan progres groundbreaking terbanyak, masing-masing mencapai 56 dan 52 unit. Sementara itu, wilayah seperti Kabupaten Asahan dan Labuhanbatu juga menunjukkan tren positif dalam memulai konstruksi fisik gudang mereka.

BACA JUGA:  Kopdes Merah Putih Dikebut: Target Maret 2026 Beroperasi Penuh, Swasembada Pangan di Depan Mata

Sebaliknya, beberapa daerah kepulauan dan kota besar masih mencatatkan angka yang cukup rendah. Di wilayah Nias, proses peletakan batu pertama masih terbatas pada unit-unit tunggal, sementara Kota Sibolga tercatat belum memulai pembangunan fisik gerai dari total 17 koperasi yang ada.

Ketimpangan progres antarwilayah ini menjadi evaluasi penting bagi pemerintah provinsi untuk melakukan pendampingan lebih intensif. Naslindo berharap pemerintah daerah setempat dapat membantu memfasilitasi solusi atas kendala lahan agar target Maret 2026 tetap realistis untuk dicapai.

Program Kopdes Merah Putih ini diharapkan tidak hanya menjadi bangunan fisik semata, tetapi menjadi simbol kemandirian ekonomi desa. Dengan tersedianya gudang dan gerai, rantai pasok produk desa di Sumatera Utara diharapkan menjadi lebih efisien dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

 

Satu tanggapan untuk “Kopdes Merah Putih: Pembangunan Sudah Berjalan 8 Persen”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Sumut Bobby Nasution Ajak ASN Seimbangkan Keimanan dan Penguasaan Teknologi Digital
Wagub Sumut Tegaskan Keterbukaan Informasi Harus Jadi Budaya Kerja, Bukan Sekadar Formalitas
Polda Sumut Tangkap 3 Anggota Ormas Terduga Penembakan Tanjung Morawa
Wagub Surya Targetkan Penyerahan Aset RSUD dr M Thomsen Nias Selesai 31 Oktober
Dinas LHK Sumut: Tak Ada Lagi Titik Api, Kabut Asap Medan Berasal dari Luar Daerah
Wagub Surya Buka Rakernas V MPK di Tarutung: Kolaborasi Kunci Transformasi Sekolah Kristen
Sumut Masuk Nominasi Jamsostek Award 2026, Bobby Nasution Targetkan Cakupan 53,26%
Bobby Nasution Perkuat Sinergi Pemprov Sumut–Kejati Sumut, Fokus Pembangunan 2027
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Gubernur Sumut Bobby Nasution Ajak ASN Seimbangkan Keimanan dan Penguasaan Teknologi Digital

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Wagub Sumut Tegaskan Keterbukaan Informasi Harus Jadi Budaya Kerja, Bukan Sekadar Formalitas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Polda Sumut Tangkap 3 Anggota Ormas Terduga Penembakan Tanjung Morawa

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Wagub Surya Targetkan Penyerahan Aset RSUD dr M Thomsen Nias Selesai 31 Oktober

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Dinas LHK Sumut: Tak Ada Lagi Titik Api, Kabut Asap Medan Berasal dari Luar Daerah

Berita Terbaru