Korban Jiwa Banjir dan Longsor di Bali Bertambah, Sembilan Orang Meninggal Dunia

- Penulis

Rabu, 10 September 2025 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi bangunan ambruk tergerus air di Jalan Sulawesi Denpasar, Rabu 10 September 2025. (Foto : Ist.)

Kondisi bangunan ambruk tergerus air di Jalan Sulawesi Denpasar, Rabu 10 September 2025. (Foto : Ist.)

Medan-Mediadelegasi : Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Bali telah memakan sembilan korban jiwa. Bencana yang terjadi akibat hujan deras sejak Selasa malam hingga Rabu sore ini juga mengakibatkan ratusan warga di empat kabupaten dan kota terdampak.

Kepala UPTD Pengendalian Bencana BPBD Bali, I Wayan Suryaman, mengonfirmasi data terkini jumlah korban meninggal dunia. “Update korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor yang masuk ke data kami sampai sore ini tercatat 9 orang,” ujarnya.

Korban tewas tersebut tersebar di empat daerah. Kota Denpasar menjadi wilayah dengan jumlah korban terbanyak, yaitu lima orang. Sementara itu, dua korban lainnya ditemukan di Kabupaten Jembrana, serta masing-masing satu korban di Kabupaten Badung dan Gianyar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim SAR gabungan saat ini masih terus melakukan upaya pencarian terhadap dua orang warga yang dilaporkan hilang dan belum ditemukan. Pihak berwenang berharap bisa menemukan mereka secepatnya.

BACA JUGA:  Galungan dan Kuningan 2025: Saatnya Menangkal Keburukan dengan Kebaikan

Menurut Wayan, bencana ini terjadi di lima kabupaten dan kota di Provinsi Bali. Kota Denpasar menjadi daerah yang paling parah terkena dampak banjir, dengan total 81 lokasi tergenang.

Selain Denpasar, beberapa wilayah lain juga mengalami banjir, di antaranya Gianyar dengan 14 lokasi, Karangasem (4 lokasi), serta Jembrana dan Badung.

Tak hanya banjir, bencana longsor juga terjadi di 18 titik. Sebaran longsor ini meliputi lima titik di Gianyar, 12 titik di Karangasem, dan satu titik di Badung.

Banjir bandang dan tanah longsor juga menyebabkan sejumlah bangunan rusak. Sebanyak 16 bangunan dilaporkan jebol, dengan Karangasem menjadi wilayah dengan kerusakan terparah, yaitu 11 titik.

Sementara itu, dua bangunan jebol terjadi di Gianyar dan Badung, serta satu di Denpasar. Wayan menyebutkan, tim gabungan masih berupaya keras untuk menangani dampak bencana ini.

Kabar baiknya, ratusan warga yang sebelumnya mengungsi telah mulai kembali ke rumah masing-masing. Kondisi ini dimungkinkan karena sebagian besar wilayah yang tergenang banjir berangsur surut seiring dengan hujan yang mulai berhenti.

BACA JUGA:  CHANDI 2025: Menguatkan Diplomasi Budaya untuk Masa Depan yang Lebih Baik

“Sebagian besar warga sudah kembali lagi ke rumah mereka karena kondisi banjir berangsur surut dan hujan sudah berhenti,” jelas Wayan.

Di sisi lain, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, memastikan bahwa koordinasi dengan BPBD daerah terus dilakukan. Hal ini bertujuan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak terpenuhi dengan baik.

BNPB juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang masih berpotensi terjadi di wilayah Bali hingga pukul 16.00 WITA.

Peringatan dini ini berlaku di beberapa kabupaten dan kota, termasuk Tabanan, Badung, Gianyar, Klungkung, Bangli, Karangasem, Buleleng, dan Kota Denpasar. Masyarakat di wilayah-wilayah tersebut diimbau untuk tetap siaga. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Galungan dan Kuningan 2025: Saatnya Menangkal Keburukan dengan Kebaikan
Misteri Kematian Mahasiswa FISIP Unud: Menteri HAM Minta Investigasi Tuntas
Tinjau Banjir Denpasar, Gibran Pastikan Korban Terima Bantuan dan Ganti Rugi
Happy Salma Ajak Bali Berbenah Diri Usai Dilanda Banjir Besar
CHANDI 2025: Menguatkan Diplomasi Budaya untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Ramalan Zodiak Besok Kamis 4 September 2025: Aries, Taurus, Gemini, dan Cancer
Indonesia dan Yordania Jalin Kerja Sama di Bidang Kebudayaan dan Pariwisata
Astaga! Pengacara Jakarta Caci Maki Klien Pemilik Lahan di Bali dan Diduga Ancam Penggal Kepala Wartawan

Berita Terkait

Rabu, 19 November 2025 - 19:09 WIB

Galungan dan Kuningan 2025: Saatnya Menangkal Keburukan dengan Kebaikan

Jumat, 24 Oktober 2025 - 21:10 WIB

Misteri Kematian Mahasiswa FISIP Unud: Menteri HAM Minta Investigasi Tuntas

Jumat, 12 September 2025 - 13:14 WIB

Tinjau Banjir Denpasar, Gibran Pastikan Korban Terima Bantuan dan Ganti Rugi

Kamis, 11 September 2025 - 18:33 WIB

Happy Salma Ajak Bali Berbenah Diri Usai Dilanda Banjir Besar

Rabu, 10 September 2025 - 18:19 WIB

Korban Jiwa Banjir dan Longsor di Bali Bertambah, Sembilan Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Letnan Jenderal TNI Robi Herbawan resmi ditunjuk menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI. Penunjukan ini merupakan bagian dari upaya regenerasi dan penguatan organisasi di lingkungan TNI. Foto: Ist.

Nasional

Letjen TNI Robi Herbawan Resmi Ditunjuk Jadi Kabais TNI

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:22 WIB