Laga Palagan Darat Membara: Iran Tantang Nyali Amerika

Laga Palagan Darat Membara
Militer Iran menegaskan tak sabar menantikan kedatangan pasukan Amerika Serikat dalam operasi serangan darat. Foto: Ist.

Selain kekuatan reguler, gelombang nasionalisme di dalam negeri Iran tampaknya sedang berada di titik puncaknya. Pejabat setempat melaporkan adanya lonjakan drastis dalam permohonan pendaftaran dari pemuda Iran yang ingin bergabung dalam pertempuran selama beberapa hari terakhir guna membela harga diri bangsa dari potensi agresi asing yang semakin nyata.

Para sukarelawan muda ini dikabarkan membanjiri berbagai pusat perekrutan untuk paramiliter Basij, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), hingga unit tentara reguler. Semangat tempur ini dipicu oleh keinginan kuat mereka untuk berpartisipasi langsung dalam konflik yang mereka yakini sebagai perang suci mempertahankan tanah air dari penjajahan modern.

Di sisi lain, sumber militer Iran juga memberikan peringatan keras terkait upaya paksa untuk membuka Selat Hormuz secara militer. Pihak Teheran menilai setiap tindakan militer AS untuk menguasai jalur air tersebut secara paksa adalah sebuah tindakan “bunuh diri” yang akan berakibat fatal bagi kestabilan keamanan dan pasokan energi di seluruh dunia.

Bacaan Lainnya

Kondisi diplomatik yang semakin memburuk juga mendorong Iran untuk menyatakan kemungkinan mereka akan keluar dari Kesepakatan Nuklir Internasional (NPT). Langkah ini diambil karena Teheran merasa dikhianati oleh negara-negara Barat dalam berbagai perjanjian internasional yang selama ini dianggap hanya merugikan posisi Iran tanpa memberikan kompensasi ekonomi yang adil.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lapangan masih sangat cair dan dipenuhi ketidakpastian tinggi. Iran menegaskan komitmennya untuk tetap membatasi lalu lintas di jalur pelayaran strategis tersebut sebagai bagian dari taktik menekan balik tekanan ekonomi dan militer yang terus dilancarkan oleh Gedung Putih terhadap rakyat Iran. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Pos terkait