“Ada warga bernama Rahmad yang sempat melihat korban memarkirkan angkotnya di pinggir jalan tersebut Kamis malam. Awalnya saksi mengira korban berteduh karena saat itu memang hujan. Tapi Jumat pagi, saksi melihat mobil korban masih di lokasi dan melihat korban sudah terbujur kaku di dalam mobil,” ujar Agustiawan.
Warga yang menemukan keberadaan korban kemudian menghubungi polisi. Menerima laporan, Polsek Percut Seituan menurunkan petugas untuk melakukan pemeriksaan dan mengidentifikasi korban.
“Kami tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban dan jenazahnya sudah dikembalikan kepada keluarga,” katanya.
Menurutnya, keluarga korban sudah menerima kematian ini dan menolak untuk visum, Dengan begitu penyelidikan atas penemuan mayat ini dihentikan, kecuali nantinya ada bukti baru terkait adanya dugaan kekerasan.
Informasi dihimpun, keluarga korban menyatakan Layahman Turnip meninggal dunia karena mengidap penyakit jantung. Dan meminta agar terhadap mayat korban tak perlu dilakukan autopsi atau visum et refertum. D|Red