Dari sisi desain, Leitzphone mengusung warna hitam pekat dengan panel fiberglass dan bingkai logam bertekstur. Logo merah Leica tetap menjadi ikon, diposisikan vertikal untuk menegaskan identitasnya yang berbeda dari varian Xiaomi lainnya.
Antarmuka pengguna juga dirancang langsung oleh tim Leica. Tampilan UI dibuat lebih tenang dan minim distraksi, menyerupai pengalaman menggunakan kamera klasik Leica.
Fitur Leica Essential Mode memungkinkan pengguna memilih karakter visual lensa klasik, termasuk emulasi kamera legendaris seperti Leica M3 dan Leica M9. Karakter tone dan kontrasnya dirancang untuk merefleksikan estetika fotografi lintas era.
Di Indonesia, Leica Leitzphone dibanderol Rp 29.999.000 dan dijual terbatas melalui sistem undangan. Dengan harga mendekati Rp 30 juta, perangkat ini menyasar kolektor, fotografer serius, dan penggemar Leica yang menginginkan pengalaman kamera klasik dalam wujud smartphone modern. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.








