Mahasiswa UMA Tewas di Rumah, Ternyata Anak Kades di Humbang Hasundutan

Sabtu, 15 November 2025 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa UMA Medan Ditemukan Tewas di Rumahnya, (Foto:Ist)

Mahasiswa UMA Medan Ditemukan Tewas di Rumahnya, (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi : Bonio Raja Gajah (18), seorang mahasiswa Universitas Medan Area (UMA), ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya pada Jumat, 14 November 2025 malam. Korban ternyata merupakan anak dari seorang Kepala Desa (Kades) di Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Informasi ini diungkapkan oleh Rahmadani, seorang tetangga yang juga ngekos di rumah kontrakan milik ayah korban, pada Sabtu (15/11/2025) siang. “Aslinya dia bukan orang sini, karena kampungnya di sana (Dolok Sanggul). Dia anak Kepala Desa,” ujar Rahmadani saat berada di depan rumah korban.

Rahmadani menambahkan bahwa Bonio sudah lama tinggal di rumah tersebut. Rumah bercat merah muda itu dihuni Bonio bersama kakaknya, Difa, dan sekaligus digunakan untuk mengelola kos-kosan di bagian belakang rumah.

“Dia sudah lama tinggal di sini. Mereka rumah sendiri dan ini rumah keluarganya sendiri. Sekalian dia juga mengelola kos-kosan yang ada di belakang,” ucapnya.

BACA JUGA:  Buntut Penembakan Juang Parlindungan Naibaho, 2 Cafe Disegel, Pelaku Diburu

Hal senada juga diungkapkan oleh Rudi, seorang warga sekitar. Ia menyebutkan bahwa Bonio sudah tinggal di rumah tersebut sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) dan melanjutkan pendidikan ke jenjang tinggi setelah lulus.

“Dia itu sudah lama di sini. Sejak SMA lah, dia tinggal bersama kakaknya. Tapi setelah kakaknya mendapat pekerjaan, dia jarang di sini,” ujar Rudi.

Rudi dan beberapa warga lain menggambarkan Bonio sebagai pribadi yang baik dan ramah. Pria berpostur tubuh besar ini juga dikenal memiliki komunikasi yang baik dengan masyarakat sekitar.

“Dia baik, ramah juga. Kalau dia lewat, biasanya menyapa warga. Dia juga berbaur dengan masyarakat sini,” kata Rudi, yang diamini oleh warga lainnya.

BACA JUGA:  Pengunjuk Rasa Lempar Telur ke Gedung DPRD Sumut

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Bonio Raja Gajah diduga menjadi korban pembunuhan. Saat ditemukan, kondisi korban sangat mengenaskan dan sudah mulai mengeluarkan bau tidak sedap. Rahmadani menyebutkan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh kakaknya, Difa.

Tidak lama setelah penemuan, pihak kepolisian tiba di lokasi kejadian dan membawa jasad korban ke RS Bhayangkara Medan untuk keperluan otopsi.

Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Motif dan pelaku pembunuhan masih belum diketahui.

Warga sekitar berharap agar pihak kepolisian segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku pembunuhan Bonio Raja Gajah.D|Red.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!

Berita Terbaru