Masuki Musim Pancaroba, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Masuki Musim Pancaroba, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta, dr Deni Darmawan. Foto:D|purwakarta|Jbr-75

Menurutnya, udara yang kering dan debu yang terbawa angin menjadi salah satu penyebab ISPA. Kendati bukan penyakit yang masuk kategori berat, sambung dia, namun warga diminta tetap waspada terhadap penyakit ini. Apalagi, penyakit ISPA ini mudah menular melalui udara.

“ISPA bisa disebabkan karena paparan debu. Masyarakat yang berada di lingkungan gersang, itu biasanya mudah terpapar penyakit tersebut,” jelas dr. deni di Purwakarta, Kamis (27/8).

Ia mengimbau agar masyarakat selalu menggunakan masker jika keluar rumah, untuk mengurangi serangan ISPA karena debu. “Selain itu, warga juga diminta bisa menjaga daya tubuhnya agar tetap kuat melawan berbagai macam penyakit,” imbuhnya.

Bacaan Lainnya

Menurut dia, yang tak kalah penting, masyarakat juga dihimbau lebih memperhatikan kebersihan diri dan lingkungannya. Apalagi, tambah deni, penyakit tersebut dapat timbul oleh tiga faktor. Yakni, daya tahan tubuh yang lemah, lingkungan kotor, serta kuatnya virus penyebab ISPA itu sendiri.

“Kami imbau kepada warga masyarakat, hindari kontak langsung dengan warga yang sudah terserang ISPA. Virus ISPA ini cepat sekali menularnya, apalagi disaat cuaca panas seperti saat ini,” katanya. D|Jbr-75

Pos terkait