Mau Cari Pakkat, ke Tembung Saja

Minggu, 26 April 2020 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemanggangan pakkat jelang berbuka puasa, di Jl Letda Sudjono, Minggu (26/4). Foto: D|mas

Medan-Mediadelegasi: Pakkat acapkali menjadi pelengkap rasa dalam berbuka puasa. Bulan puasa seperti saat ini tak sulit mencarinya. Telusuri saja Jl Letda Sudjono, dari Perempatan Mandala-Jembatan tembung atau sebaliknya, belasan titik penjual pakkat ada di jalur ini.

Menggunakan drum sebagai alas bara api, potongan pucuk rotan ini dipanggang hingga matang. Harganya lumayan terjangkau Rp2.500,- hingga Rp3.000,- perpucuk.

Rotan adalah sekelompok palma dari puak (tribus) Calameae yang memiliki habitus memanjat, terutama Calamus, Daemonorops, dan Oncocalamus.

Tumbuhan dengan kecenderungan memanjat ini ada di hutan daerah aliran sungai di sebagian Padanglawas Utara, Labuhanbatu Selatan dan Labuhanbatu Raya.

BACA JUGA:  Rapat Bersama Kemenag dan MUI Terkait Tarawih dan Pulangkampung
pakkat siap saji dengan irisan cabai rawit, bawang merah dan kecap asin. Foto: D|mas

“Lima tahun terakhir sudah sangat langka, karena perubahan area pinggir sungai menjadi kebun kelapa sawit,” kata pria bermarga Siregar yang setiap Ramadan sejak sepuluh tahun lalu berjualan pakkat di dekat Perguruan Prayatna Tembung.

Pakkat dipercaya sebagai anti diabetes. Tidak terlalu repot untuk meracik bumbunya, karena pakkat enak rasanya ketika dimakan bersama gilingan atau irisan cabai kecil, bawang merah dan kecap encer dan asin.

Pandemi Covid-19, mempengaruhi daya beli warga terhadap pakkat. “Hingga hari ketiga Ramadan, hanya laku terjual sekitar 50 hingga 70 batang pakkat,” ungkap Siregar. D|Red-02

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:04 WIB

Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara

Berita Terbaru