Mebidang Penyumbang Terbesar Kasus Covid-19, Gubernur Siapkan Langkah

Selasa, 4 Agustus 2020 - 22:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi memimpin Rapat Evaluasi Penerapan Tatanan Baru Produktif dan Aman Covid-19 untuk wilayah Mebidang. Foto:D|Ist

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi memimpin Rapat Evaluasi Penerapan Tatanan Baru Produktif dan Aman Covid-19 untuk wilayah Mebidang. Foto:D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Berdasarkan catatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara (Sumut), persentase kasus Covid-19 dari 33 kabupaten/kota, beberapa di antaranya menjadi penyumbang terbesar peningkatan data, khususnya pasien suspek dan konfirmasi. Karena itu diperlukan langkah terpadu agar upaya penanganan lebih maksimal.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dalam Rapat Evaluasi Penerapan Tatanan Baru Produktif dan Aman Covid-19 di Kota Medan, Kota Binjai dan Kabupaten Deliserdang (Mebidang), di Pendopo Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman Medan, Selasa (4/8).

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Sumut Salman Alfarisi, Walikota Binjai HM Idaham, Wakil Bupati Deliserdang M Yusuf Siregar dan perwakilan Pemko Medan serta sejumlah pihak terkait di bidang kesehatan dan akademisi.

Adapun persentase kasus konfirmasi Covid-19 di Sumut, hingga kini Kota Medan menyumbang 61%, Kabupaten Deliserdang 13% dan Kota Binjai 2%. Sisanya 24% tersebar di 30 kabupaten/kota yang lain, dengan data terbaru per 3 Agustus 2020 sebanyak 4.193 kasus. Dengan demikian, ada 76% kasus disumbang oleh tiga daerah yang mobilitas masyarakat antara daerahnya dinilai mempengaruhi peningkatan penularan Covid-19.

BACA JUGA:  Meriahkan Peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI

“Ini ada Kota Medan, Kota Binjai dan Kabupaten Deliserdang, kita turun tangan di dalamnya, karena ini lebih dari satu kabupaten/kota. Langkahnya untuk memastikan upaya isolasi kepada pasien ringan dan sedang ke tempat-tempat yang disiapkan, membentuk tim untuk pendisiplinan masyarakat agar patuh dengan protokol kesehatan,” ujar Gubernur.

Namun menurut Gubernur, sifatnya bukan pengambilalihan peran dan kewenangan yang ada di pemerintah kabupaten/kota. Fokusnya lebih kepada proses penanganan Covid-19 di tiga daerah ini agar lebih maksimal. Sehingga GTPP Covid-19 Sumut ikut berperan aktif di kawasan Mebidang tersebut dalam menghadapi pandemi ini atau mengkoordinir ketiganya agar lebih terpadu.

Secara teknis, upayanya adalah menyiapkan fasilitas pelayanan (karantina kesehatan) berikut tenaga kesehatan yang ada di tiga daerah dengan klasifikasi pasien ringan dan sedang untuk isolasi dan penanganan. Adapun lokasinya disiapkan di setiap daerah di kawasan Mebidang, termasuk penyiapan petugas keamanan dari TNI/Polri serta Satpol PP.

“Di masing-masing titik perbatasan dibuatkan Posko Penanganan di bawah Gugus Tugas masing-masing kabupaten/kota dengan Gugus Tugas Provinsi sebagai komandan. Kemudian sosialisasi kepada masyarakat serta pendisiplinan masyarakat. Bukan berarti pemerintah daerah itu gagal, tetapi memang masyarakat masih belum disiplin menjalankan protokol kesehatan. Nanti kita siapkan bagaimana sanksinya,” sebut Edy Rahmayadi.

BACA JUGA:  Relawan Ganjar Presiden Bentuk Struktur Kepengurusan 37 Provinsi

Adapun berbagai kegiatan peningkatan pengendalian Covid-19 Sumut untuk Mebidang adalah sosialisasi, penyekatan, penyiapan dan penambahan karantina terpusat, penambahan ruangan isolasi di RS rujukan, persiapan menambah RS rujukan, melengkapi alat-alat kesehatan sesuai standar, penambahan jumlah tenaga medis dan paramedis, petugas penyelidikan epidemiologi, serta tenaga pendukung lainnya, peningkatan pengamanan hingga peningkatan pemeriksaan laboratorium (kapasitas PCR/Swab).

Terkait itu, Walikota Binjai HM Idaham menyatakan dukungan untuk langkah tersebut. Dirinya berharap dengan upaya ini, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah bisa lebih baik. Sebab hingga kini, sosialisasi, imbauan dan peringatan seakan tidak diindahkan oleh warga terutama soal penggunaan masker, menjaga jarak atau menghindari keramaian.

“Kami siap membantu dan mendukung. Kami berharap kita bisa membangun kepercayaan masyarakat bahwa pemerintah hadir untuk mereka,” ujar Idaham. D|Med-54

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK
Dinyatakan Mampu Padahal Hidup Pas-pasan, Ibu Nelayan Banding Desil Demi Anak Dapat KIP Kuliah
ISMI Sumut: Sangat Pantas, Ada Jl Ahmad Baqi di Medan
Aksi DPP RAJA Disambut Baik, Kejati Sumut Janji Dalami Kasus Rp14,5 M
Bobby Nasution Gelontorkan Hibah Rp200 Miliar Lebih, Perkuat Pembangunan Infrastruktur dan SDM Sumut
BPK Temukan 29.842 BPHTB Belum Tertagih, Bapenda Medan Jawab Soal Mekanisme, Angkanya?
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 16:12 WIB

Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031

Sabtu, 5 September 2026 - 11:54 WIB

Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK

Jumat, 4 September 2026 - 14:58 WIB

Dinyatakan Mampu Padahal Hidup Pas-pasan, Ibu Nelayan Banding Desil Demi Anak Dapat KIP Kuliah

Kamis, 3 September 2026 - 21:29 WIB

ISMI Sumut: Sangat Pantas, Ada Jl Ahmad Baqi di Medan

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Aksi DPP RAJA Disambut Baik, Kejati Sumut Janji Dalami Kasus Rp14,5 M

Berita Terbaru