Menteri Agama Sambut Baik Kalender Hijriah Global Tunggal Muhammadiyah

Kamis, 26 Juni 2025 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar Sambut Baik Kalender Hijriah Global Tunggal Muhammadiyah. (Foto : Ist.)

Menteri Agama Nasaruddin Umar Sambut Baik Kalender Hijriah Global Tunggal Muhammadiyah. (Foto : Ist.)

Jakarta-Mediadelegasi : Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyambut baik peluncuran Kalender Hijriah Global Tunggal yang dilakukan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Ia menilai bahwa inisiatif ini merupakan langkah positif dalam menyatukan sistem penanggalan Islam.

Nasaruddin menjelaskan bahwa metode hisab dan rukyah sebenarnya bermuara pada tujuan yang sama. Muhammadiyah menggunakan hisab sebagai informasi, lalu dikonfirmasi melalui rukyah. Sementara ormas Islam lainnya menjadikan rukyah sebagai informasi yang dikonfirmasi melalui hisab.

Menag menilai bahwa harmoni metode hisab dan rukyah sudah mulai tampak jelas, khususnya dari penetapan awal Ramadhan dan Lebaran 2025 yang berhasil disepakati bersama. Ia berharap bahwa kesepakatan ini dapat terus berlanjut di masa depan.

Nasaruddin juga menekankan bahwa kecanggihan teknologi saat ini dapat membantu meningkatkan kesepakatan dalam penentuan awal bulan dalam kalender hijriah. Dengan teknologi yang semakin canggih, perbedaan dalam penentuan awal bulan dapat diminimalkan.

BACA JUGA:  Respon Kamaruddin Simanjuntak Usai Dirut Taspen Dicopot

PP Muhammadiyah resmi meluncurkan Kalender Hijriah Global Tunggal pada Rabu (25/6/2025). Kalender ini disusun berdasarkan kriteria wujudul hilal global dan diharapkan menjadi acuan internasional bagi penentuan awal bulan dalam kalender hijriah.

Ketua PP Muhammadiyah Bidang Tarjih dan Tajdid, Syamsul Anwar, menyampaikan bahwa kalender ini merupakan hasil kajian panjang yang melibatkan pertimbangan akademik dan kemaslahatan umat global. Kriteria wujudul hilal global digunakan sebagai dasar penentuan awal bulan dalam kalender hijriah.

Muhammadiyah juga menyatakan kesiapan untuk berdialog dan menjalin sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan ormas lain, guna menyatukan sistem penanggalan Islam secara lebih luas. Nasaruddin Umar menilai bahwa hal ini adalah bentuk dari kecerdasan kolektif umat Islam dalam menyikapi perbedaan dan menuju kesatuan dalam ibadah.

Menag Nasaruddin Umar mendukung inisiatif Muhammadiyah dalam meluncurkan Kalender Hijriah Global Tunggal. Ia berharap bahwa kalender ini dapat menjadi acuan bagi umat Islam di seluruh dunia dalam menentukan awal bulan dalam kalender hijriah.

BACA JUGA:  PSMB UINSU, Menag: Semua Punya Hak Nyatakan Agamanya Baik

Nasaruddin menekankan bahwa kesepakatan dalam penentuan awal bulan dalam kalender hijriah sangat penting bagi umat Islam. Dengan kesepakatan ini, umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan lebih khidmat dan harmonis.

Menag berharap bahwa Kalender Hijriah Global Tunggal dapat menjadi acuan internasional bagi penentuan awal bulan dalam kalender hijriah. Ia juga berharap bahwa kalender ini dapat membantu meningkatkan kesepakatan dalam penentuan awal bulan di kalangan umat Islam.

Peluncuran Kalender Hijriah Global Tunggal Muhammadiyah merupakan langkah positif dalam menyatukan sistem penanggalan Islam. Dengan kesepakatan dan sinergi antara berbagai pihak, diharapkan dapat meningkatkan kesepakatan dalam penentuan awal bulan dalam kalender hijriah dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. D|Red.

 

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla
Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera
Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya
Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen
Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan
Terbitkan SEMA 4/2026, MA Tutup Celah Upaya Hukum untuk Putusan Bebas
KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor
Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Berita Terbaru