Medan-Mediadelegasi: Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menargetkan perbaikan seluruh jembatan yang rusak akibat banjir dan longsor di Sumatera dapat diselesaikan pada akhir Desember 2025. Pemerintah berupaya mempercepat proses pembangunan dengan menggandeng TNI-Polri.
“Targetnya itu semua di akhir Desember 2025. Insya Allah kita bisa menyelesaikan semua kebutuhan untuk jalan-jalan nasional termasuk jembatan-jembatan nasional,” ujar Dody saat ditemui di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (19/12/2025).
Dody menjelaskan bahwa total ada 33 jembatan nasional yang terdampak bencana banjir dan longsor. Dari jumlah tersebut, 19 jembatan telah berhasil diperbaiki dan kini dapat berfungsi secara normal.
“33 itu sudah fungsional hampir sekitar 60 persen, sekitar 19 jembatan. Yang masih butuh pengerjaan ada sekitar 15-an,” ungkapnya. Pemerintah terus berupaya mempercepat perbaikan jembatan yang masih dalam proses pengerjaan.
Selain fokus pada perbaikan jembatan, Kementerian PUPR juga telah menerjunkan 1.330 personel di tiga provinsi yang terdampak banjir. Dody membuka peluang untuk menambah jumlah personel jika memang dibutuhkan di lapangan.
“Untuk sementara waktu selain alat berat, kami sudah menurunkan sekitar 334 sarana prasarana di bidang keciptakaryaan, baik itu hidran umum, toren, toilet portable dan seterusnya termasuk juga mobil-mobil tangki dan mobil vakum,” jelas Dody.
Bantuan juga terus mengalir dari berbagai pihak. Saat ini, ada sekitar 230 sarana prasarana tambahan yang sedang dalam perjalanan menuju lokasi bencana. Selain itu, pemerintah juga mengirimkan 19 mobil IPA (Instalasi Pengolahan Air) dan tangki air dari Jakarta untuk memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah terdampak.
Dengan target yang telah ditetapkan dan upaya yang terus dilakukan, diharapkan perbaikan jembatan dan infrastruktur lainnya di Sumatera dapat segera rampung dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.






