Medan-Mediadelegasi: Anggota DPRD Sumut, Meryl Rouli Saragih, SH, MH mengatakan, salah satu indikator penyebab Sumut terpapar narkoba karena pulau ini merupakan jalur masuk narkoba di Indonesia.
“Jalur dari Myanmar, Malaysia dan Iran masuk ke pantai Sumatera sepanjang Aceh, Sumut dan Riau. Wilayah pantai ini mencapai 500an km sementara yang dipantau polair hanya mampu sekitar 100an km. Untuk itu saya juga minta atensi Kapolri @listyosigitprabowo akan hal ini,” kata Meryl Rouli Saragih kepada wartawan, Senin (13/3), di Medan.
BACA JUGA: Meryl Rouli Saragih Berusaha Keras Kawal Program Bermanfaat
Menurutnya, saat ini Provinsi Sumatera Utara berada di peringkat pertama pengedaran dan penggunaaan narkoba di seluruh Indonesia. “Tentu ini bukan prestasi. Kalau keroyokan diperbolehkan, hanya boleh untuk memberantas narkoba ini. Kita harus keroyokan, bersinergi,” ajaknya.
Minggu lalu, kata Meryl, dia bersama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumatera Utara dan kota Medan juga BNN Provinsi Sumatera Utara mengukuhkan 60 Relawan Anti Narkoba yang mewakili Kelurahan Kedai Durian, Asam Kumbang, Sunggal dan Sei Sikambing B yang merupakan zona merah narkoba di Medan.