Misteri Kematian Ermanto Usman Disorot DPR Desak Usut

Misteri
Korban Ermanto Usman (Kiri) dan Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka (Kanan). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka menyoroti misteri kematian Ermanto Usman (65) yang ditemukan tewas secara tragis di kediamannya di kawasan Jatibening, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat. Ia menilai kasus tersebut tidak bisa dianggap sebagai peristiwa kriminal biasa.

Misteri Kematian Ermanto Usman Diminta Diusut Tuntas

Rieke menyampaikan bahwa misteri kematian Ermanto perlu diusut secara mendalam karena diduga berkaitan dengan sikap korban yang sebelumnya vokal terkait dugaan korupsi di sektor pelabuhan. Menurutnya, indikasi tersebut membuat kasus ini berpotensi lebih kompleks daripada sekadar tindak kejahatan biasa.

Ia menegaskan bahwa jika benar ada kaitan dengan upaya membungkam suara yang mengungkap dugaan pelanggaran hukum, maka kasus tersebut harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.

Bacaan Lainnya

Rieke juga mengenang Ermanto sebagai sosok yang dikenal berani menyampaikan pendapatnya. Ia menyebut korban sebagai orang yang konsisten berbicara berdasarkan hati nurani, bukan karena kepentingan tertentu.

Menurutnya, kehilangan sosok seperti Ermanto merupakan pukulan bagi masyarakat yang masih memperjuangkan transparansi dan kebenaran dalam berbagai sektor publik.

Rieke menilai bahwa kematian korban tidak hanya meninggalkan luka bagi keluarga, tetapi juga menjadi cerminan kondisi penegakan hukum di Indonesia yang harus terus diperbaiki.

Ia kemudian mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut kasus tersebut secara menyeluruh, termasuk membuka kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat di balik peristiwa itu.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/ramalan-baba-vanga-2026-picu-spekulasi-global-baru/

Rieke meminta agar penyelidikan tidak berhenti hanya pada pelaku di lapangan, tetapi juga menelusuri kemungkinan adanya aktor intelektual yang merancang tindakan tersebut.

Menurutnya, jika terdapat pihak yang berada di balik peristiwa itu, maka mereka harus dimintai pertanggungjawaban sesuai dengan hukum yang berlaku.

Sementara itu, pihak kepolisian membenarkan adanya peristiwa penyerangan terhadap pasangan suami istri di rumah mereka di kawasan Bekasi. Korban diketahui adalah Ermanto Usman dan istrinya yang berinisial P (60).

Pos terkait