Nuansa Kearifan Lokal Yogie Hardiman Begitu Kental

Nuansa Kearifan Lokal Yogie Hardiman Begitu Kental
Berfoto bersama saat penutupan pembinaan tradisi bagi 33 personel Bintara Remaja Polres Samosir di Puncak Pusuk Buhit, Sabtu (20/5). Foto: dok-polres-samosir

Sesampainya di Puncak Gunung Pusuk Buhit, Pak Limbong mengajak seluruh personil berdoa di dalam Kedamaian dan Keindahan Gunung Pusuk Buhit. Menyampaikan Doa dan Harapan dalam Hati sesuai ajaran agama masing-masing.

Di Puncak Gunung Pusuk Buhit, makan bersama dan dilanjutkan dengan menyiram air bercampur kembang kepada tiap-tiap Bintara.

Penyiraman dilaksanakan Kapolres Samosir, Ketua Bhayangkari Cabang Samosir Ny  Widia Hardiman, Kabag Ren Kompol Kristian sianturi, Kabag Ops Kompol M  Hasan, Kasi Propam Ipda Darmono Samosir, Kanit PPA Ipda Janoslan Sinaga, S TrK, Kasat Tahti Aipda Jusuf Ketaren dan Kapolsek Simanindo AKP Nandi Butar-butar.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini menandakan bahwa Bintara Remaja Polres Samosir telah diterima penuh di Keluarga Besar Polres Samosir. “Bintara Remaja sudah diterima sebagai Keluarga Besar Polres Samosir. Kita bawa ke puncak Pusuk Buhit, kiranya Bumi Samosir juga menerima para Bintara demi kemakmuran, Harkamtibmas, masyarakat, pengunjung dan wisatawan Kabupaten Samosir,” sebut Yogie Hardiman saat penutupan pembinaan tradisi itu.

Yogie Hardiman juga mengungkapkan, meski sudah hampir lima bulan di tahun ini bertugas di Samosir baru bersama 33 Bintara Remaja itu sempat mendaki hingga ke Puncak Gunung Pusuk Buhit, dengan berdoa secara agama untuk kedamaian dan kemakmuran masyarakat Samosir.

“Semoga kinerja kita Polres Samosir yang mengutamakan Dalihan Natolu memberikan perubahan yang lebih damai bagi masyarakat Samosir,” kata Yogie Hardiman.

Sebelum meninggalkan Puncak Pusuk Buhit, seluruh personel terlebih dahulu membersihkan sampah yang ditinggal pengunjung dengan membawa turun ke bawah. D|Red

Pos terkait