Samosir-Mediadelegasi: Nuansa kearifan lokal terkesan begitu kental dari AKBP Yogie Hardiman SH SIK MH, Kapolres Samosir. Terlihat dalam rangkaian memimpin kegiatan Penutupan Pembinaan Tradisi bagi Bintara Remaja Polres, di Pusuk Buhit, Samosir, Sabtu (20/5).
Bagaimana tidak, Yogie Hardiman dalam apel keberangkatan 33 Bintara Remaja di Lapangan Mako Polres Samosir menekankan etika dan tradisi dalam perjalanan dan pendakian di Puncak Gunung Pusuk Buhit, titik awal peradaban Bangso Batak dengan Ketinggian 1.972 meter Diatas Permukaan Laut (DPL) itu.
“Agar seluruh peserta hormat, menuju puncak gunung Pusuk Buhit. Jangan ada berkata sumbang, jangan buang sampah sembarangan, berjalan dengan berkelompok. Jumlah kita yang berangkat harus lengkap hingga turun meninggalkan puncak,” tegas Kapolres Samosir itu.
Sebagaimana dijelaskan, sebelumnya 33 Bintara Remaja yang ditempatkan di Polres Samosir sudah menjalani Pembinaan Tradisi di Polres Samosir dengan Kegiatan Apel Penyambutan, Kegiatan Pelatihan di Satuan Fungsi Tugas Polri dan kegiatan lainnya yang mendukung kegiatan Polri.
BACA JUGA: Libatkan 1.978 Personel, Polres Samosir Gelar Apel Pasukan
Informasi dihimpun, kegiatan berjalan kaki menuju Puncak Pusuk Buhit ditempuh selama lebih kurang tiga jam dari Gedung Geopark Kaldera Toba, Kecamatan Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir.
Setelah perjalanan lebih kurang dua jam, tiba di Sitala-tala, dengan kegiatan minum dan cuci muka untuk memberikan kesegaran hati dan badan. Perjalanan mendapat bimbingan Pak Limbong, yang dipercayakan sebagai pendamping membawa seluruh personil berdoa untuk mendapatkan keringanan langkah menuju Puncak Gunung Pusuk Buhit yang ditempuh dengan lebih kurang satu jam.
Sesampainya di Puncak Gunung Pusuk Buhit, Pak Limbong mengajak seluruh personil berdoa di dalam Kedamaian dan Keindahan Gunung Pusuk Buhit. Menyampaikan Doa dan Harapan dalam Hati sesuai ajaran agama masing-masing.
Di Puncak Gunung Pusuk Buhit, makan bersama dan dilanjutkan dengan menyiram air bercampur kembang kepada tiap-tiap Bintara.
Penyiraman dilaksanakan Kapolres Samosir, Ketua Bhayangkari Cabang Samosir Ny Widia Hardiman, Kabag Ren Kompol Kristian sianturi, Kabag Ops Kompol M Hasan, Kasi Propam Ipda Darmono Samosir, Kanit PPA Ipda Janoslan Sinaga, S TrK, Kasat Tahti Aipda Jusuf Ketaren dan Kapolsek Simanindo AKP Nandi Butar-butar.
Kegiatan ini menandakan bahwa Bintara Remaja Polres Samosir telah diterima penuh di Keluarga Besar Polres Samosir. “Bintara Remaja sudah diterima sebagai Keluarga Besar Polres Samosir. Kita bawa ke puncak Pusuk Buhit, kiranya Bumi Samosir juga menerima para Bintara demi kemakmuran, Harkamtibmas, masyarakat, pengunjung dan wisatawan Kabupaten Samosir,” sebut Yogie Hardiman saat penutupan pembinaan tradisi itu.
Yogie Hardiman juga mengungkapkan, meski sudah hampir lima bulan di tahun ini bertugas di Samosir baru bersama 33 Bintara Remaja itu sempat mendaki hingga ke Puncak Gunung Pusuk Buhit, dengan berdoa secara agama untuk kedamaian dan kemakmuran masyarakat Samosir.
“Semoga kinerja kita Polres Samosir yang mengutamakan Dalihan Natolu memberikan perubahan yang lebih damai bagi masyarakat Samosir,” kata Yogie Hardiman.
Sebelum meninggalkan Puncak Pusuk Buhit, seluruh personel terlebih dahulu membersihkan sampah yang ditinggal pengunjung dengan membawa turun ke bawah. D|Red






