Medan-Mediadelegasi: Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan kembali mencatat sejarah baru di bidang kesehatan Sumatera Utara (Sumut).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk pertama kalinya, rumah sakit rujukan nasional itu berhasil melakukan operasi bypass cerebral atau operasi bypass otak, pada Sabtu (27/9).
Tindakan bypass cerebral bertujuan mencegah serangan stroke berulang.
“Operasi dilakukan pada seorang pasien anak berusia 10 tahun asal Kabupaten Labuhan Batu,” kata Pelaksana tugas Direktur Utama RSUP H Adam Malik, Zainal Safri dalam siaran pers yang dilansir Mediadelegasi Medan, Selasa (30/9).
Menurut dia, tindakan medis ini menjadi tonggak penting dalam penanganan penyakit stroke di Sumut.
“Kita meminjam pembuluh darah dari kulit kepala, lalu dialihkan alirannya ke otak. Tindakan ini dilakukan pada stroke kronis, bukan akut,” paparnya.
Prosedur tersebut merupakan bagian dari kegiatan proctorship layanan stroke yang didampingi langsung oleh RS Pusat Otak Nasional (PON) Prof Dr dr Mahar Mardjono Jakarta, sebagai rumah sakit pengampu nasional layanan stroke.
Zainal Safri mengungkapkan bahwa anak tersebut menderita penyakit bawaan langka bernama moyamoya disease yang telah menyebabkan beberapa kali serangan stroke.
“Kasus ini sangat berharga karena pasien masih berusia 10 tahun. Dengan tindakan ini, diharapkan kehidupan ke depan akan lebih baik,” ujarnya.
Apresiasi
Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof dr Dante Saksono Harbuwono SpPD-KEMD PhD, menyampaikan apresiasi kepada RSUP H Adam Malik atas keberhasilan melakukan operasi operasi bypass otak tersebut.
Dalam sambutannya secara virtual, ia menyebut Sumut kini menjadi provinsi ke-8 di Indonesia yang mampu melaksanakan operasi bypass cerebral.
“Ke depan, harapan kita semua provinsi di Indonesia bisa menyediakan layanan bedah otak secara mandiri,” kata Dante.
Sebelumnya, orang tua pasien, Seni Budi Aseh (40), mengaku sempat cemas karena anaknya sudah dua kali mengalami pecah pembuluh darah di otak.
“Awalnya waktu umur lima tahun, dia tiba-tiba kebas di tangan kiri. Bulan Juli kemarin dia kebas lagi, sakit leher, sampai tidak sadar. Semoga setelah operasi ini anak kami bisa pulih,” ujarnya.
Pascaoperasi, kondisi pasien masih dirawat intensif di ruang ICU Pasca Bedah Saraf RS Adam Malik.
Kondisinya sudah sadar dan stabil, namun tetap dalam pengawasan ketat tim medis. D|rel












