Medan, mediadelegasi.id – Panitia NCFS (National Collegiate Futsal Series) 2026 Region Medan, terkesan arogan mengusir wartawan ketika meliput beberapa saat hendak pemberian hadiah kepada para pemenang, yang dimenangkan tim futsal STOK Binaguna Medan versus FIK Unimed, pada Sabtu (23/05/2026) malam di GOR Futsal Disporasu.
Pengusiran wartawan saat meliput menimpa kepada salah satu reporter mediadelegasi.id yakni Yonan Febrian, yang didatangi salah satu panitia yang bertubuh gempal tanpa memakai identitas panitia yang hanya memakai baju kaos oblong hitam bertuliskan “orang dalam”.
“Saya ditanya, ngapain bang di sini tepat di bawah tangga sebelah kiri tribun utama GOR Futsal Disporasu. Saya menjawab, sedang meliput dan saya dari media dari yang telah di atas. Dan saya mengatakan kedatangan saya disini bersama dengan Ketua AFK Medan. Lanjut, pria yang mengaku panitia tersebut menanyakan kepada salah satu rekannya, apakah media abang ini ada didaftar kerjasama dengan kita. Rekannya tersebut hanya menggelengkan kepala, setelah itu saya didorong bak teroris yang tertangkap,” sebutnya.
Jelas tindakan oknum panitia yang tak mau disebutkan namanya itu telah melanggar UU No. 40 Tahun 1999 Kemerdekaan Pers: Pers berfungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial. Negara menjamin kemerdekaan pers dan melarang adanya penyensoran atau pembredelan.
Bukan hanya itu saja, sebelum pertandingan final antara STOK Binaguna versus FIK Unimed nuansa panitia yang terkesan kampungan dan arogan itu melarang undangan yang akan masuk ke tribun VIP melalui pintu utama GOR Futsal Disporasu, termasuk Ketua AFK Medan Ingan Pane, dan salah satu pelatih yang timnya yang akan tampil di final yakni Ahmad Zaki dari STOK Binaguna, dengan alasan sedang melaksanakan gladi.
“Tunggu bang, nanti saja masuk kami sedang melaksanakan gladi bang. Bagi pemain dan official yang timnya akan tampil dipersilahkan masuk. Tapi pelatih dai tim Futsal STOK Binaguna bersama keluarganya dilarang masuk,”ucapnya.
Panitia NCFS Paksa Ambil Keuntungan dari Tim Peserta
Panitia National Collegiate Futsal Series (NCFS) 2026 Region Medan yang berlangsung 20-23 Mei 2026 paksakan ambil keuntungan dari peserta, dengan mewajibkan peserta yang notabene dari fakultas diberbagai universitar di Kota Medan membeli sebanyak 50 tiket seharga Rp 10 ribu. Jika tim yang akan bermain atau tampil tidak memenuhi jumlah tersebut, dengan terpaksa tim tersebut harus kena sanksi dengan tidak bermain sebanyak dua pemain yang ditunjuk oleh pihak lawan.
Padahal, peserta NCFS ini seluruhnya merupakan mahasiswa dari berbagai fakultas di universitas yang ada di Kota Medan. Peraturan tersebut Dil luar dari peraturan yang diterapkan oleh NCFS sendiri yang menyatakan Peraturan resmi untuk kompetisi National Collegiate Futsal Series (NCFS) 2026 tidak mewajibkan setiap tim untuk membeli 50 tiket. Kewajiban finansial utama tim hanya mencakup biaya pendaftaran, sementara pembelian tiket pertandingan untuk tim, ofisial, dan suporter disesuaikan dengan kuota atau kebutuhan masing-masing.
Tim Futsal STOK Binaguna Juara
Tim Futsal STOK Binaguna Medan, berhak mewakili mahasiswa Sumut tampil di putaran nasional pada National Collegiate Futsal Serie wondr by BNI yang akan dilangsungkan di Jogjakarta di bulan Juni mendatang, setelah tampil sebagai juara mengalahkan FIK Unimed di final dengan skor 5-0, pada Sabtu (23/05/2026) di GOR Futsal Disporasu.
Diawal dan diakhir pertandingan tim futsal STOK Binaguna yang diarsiteki pelatih Ahmad Zaki mendapatkan tekanan dari pemanasan FiK Unimed. Tekanan yang dilakukan FIK Unimed tersebut akhirnya dapat terbaca sang pelatih, untuk mengganti pola pemainan dan materi pemain.
Dari hasil keseluruhan itu, walaupun pertandingan terhenti beberapa saat akibat bentrokan antar pemain. Dari pertandingan sengit itu, tim Futsal STOK mengakhiri ambisi FIK Unimed dengan 5-0. (D-YF)






